Persiapan JNF matang, Jokowi takut hujan
Selasa, 31 Desember 2013 - 15:48 WIB
Persiapan JNF matang, Jokowi takut hujan
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI, Joko Widodo mengaku telah mengecek persiapan acara akbar menyambut pergantian tahun baru, Jakarta Night Festival (JNF) yang digelar di Bundaran HI-Sudirman-Thamrin.
"Sudah tadi saya baru saja ngecek muter-muter, semuanya sudah mulai disiapkan, tenda-tenda, panggung sudah," katanya di Balai Kota, Selasa (31/12/2013).
Meski demikian, Jokowi menyampaikan, belum mengetahui pasti berapa persen persiapan JNF yang sudah dirampungkan.
Nanti sore, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dipastikan akan mulai masuk ke lokasi acara untuk melakukan sterilisasi.
"Ya sudah rampung lah sebentar lagi. Jadi nanti sore tinggal Satpol PP, Dishub mulai masuk sterilisasi agar semuanya teratur dan masyarakat bisa menikmati semuanya," jelasnya.
Ia juga berharap, acara JNF yang digelar nanti malam tidak diguyur hujan sehingga segalanya bisa berjalan tanpa kendala berarti di lapangan.
"Moga-moga nanti (malam) enggak hujan, karena hujannya sudah pagi," tandasnya.
Jokowi menambahkan, pesta rakyat ini akan terus digelar setiap tahun agar ada keseimbangan di Ibu Kota Jakarta antara ekonomi dengan budaya religius.
"Sebuah kota harus ada keseimbangan, jangan sampai yang tiap hari diurus hanya ekonomi. Harus seimbang, yang religius dan budaya juga," pungkasnya.
"Sudah tadi saya baru saja ngecek muter-muter, semuanya sudah mulai disiapkan, tenda-tenda, panggung sudah," katanya di Balai Kota, Selasa (31/12/2013).
Meski demikian, Jokowi menyampaikan, belum mengetahui pasti berapa persen persiapan JNF yang sudah dirampungkan.
Nanti sore, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dipastikan akan mulai masuk ke lokasi acara untuk melakukan sterilisasi.
"Ya sudah rampung lah sebentar lagi. Jadi nanti sore tinggal Satpol PP, Dishub mulai masuk sterilisasi agar semuanya teratur dan masyarakat bisa menikmati semuanya," jelasnya.
Ia juga berharap, acara JNF yang digelar nanti malam tidak diguyur hujan sehingga segalanya bisa berjalan tanpa kendala berarti di lapangan.
"Moga-moga nanti (malam) enggak hujan, karena hujannya sudah pagi," tandasnya.
Jokowi menambahkan, pesta rakyat ini akan terus digelar setiap tahun agar ada keseimbangan di Ibu Kota Jakarta antara ekonomi dengan budaya religius.
"Sebuah kota harus ada keseimbangan, jangan sampai yang tiap hari diurus hanya ekonomi. Harus seimbang, yang religius dan budaya juga," pungkasnya.
(ysw)