Anas: SBY kartu politik selamatkan Demokrat
Jum'at, 20 Desember 2013 - 17:30 WIB
Anas: SBY kartu politik selamatkan Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Anas Urbaningrum menilai elektabilitas Partai Demokrat bisa naik dengan signifikan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
Namun, jika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau diusung sebagai calon wakil presiden (Cawapres) oleh Partai Demokrat pada Pemilu 2014 mendatang.
"Sebetulnya, Partai Demokrat masih punya kartu politik yang layak digunakan, yaitu Pak SBY. Jika Pak SBY mau diajukan sebagai Wapres," kata Anas di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2013).
Anas menambahkan, hal tersebut adalah satu-satunya cara agar Partai Demokrat tetap mendapatkan dukungan dari rakyat dan juga demi keberlangsungan Partai Demokrat di masa mendatang.
"Ini demi keselamatan Partai Demokrat demi menjamin kontinuitas. Jalan yang paling rasional ya itu. Itupun jika Pak SBY mau," tegas Anas.
Selain itu, Anas meyakini bahwa ide pengusungan SBY sebagai Cawapres, tidak akan disetujui oleh dirinya sendiri. Pasalnya, SBY telah menjadi Presiden RI selama dua periode.
Namun, menurut Anas ide pengusungan SBY untuk menjadi Cawapres harus tetap dilakukan guna keberlangsungan Partai Demokrat ke depan.
"Mau itu konteksnya bukan selera pribadi, kalau pribadi pasti tidak mau. Lah dia (SBY) kan sudah dua priode jadi Presiden," pungkas Anas.
Baca berita:
Soal cawapres, SBY bisa beri contoh politik santun
Namun, jika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau diusung sebagai calon wakil presiden (Cawapres) oleh Partai Demokrat pada Pemilu 2014 mendatang.
"Sebetulnya, Partai Demokrat masih punya kartu politik yang layak digunakan, yaitu Pak SBY. Jika Pak SBY mau diajukan sebagai Wapres," kata Anas di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2013).
Anas menambahkan, hal tersebut adalah satu-satunya cara agar Partai Demokrat tetap mendapatkan dukungan dari rakyat dan juga demi keberlangsungan Partai Demokrat di masa mendatang.
"Ini demi keselamatan Partai Demokrat demi menjamin kontinuitas. Jalan yang paling rasional ya itu. Itupun jika Pak SBY mau," tegas Anas.
Selain itu, Anas meyakini bahwa ide pengusungan SBY sebagai Cawapres, tidak akan disetujui oleh dirinya sendiri. Pasalnya, SBY telah menjadi Presiden RI selama dua periode.
Namun, menurut Anas ide pengusungan SBY untuk menjadi Cawapres harus tetap dilakukan guna keberlangsungan Partai Demokrat ke depan.
"Mau itu konteksnya bukan selera pribadi, kalau pribadi pasti tidak mau. Lah dia (SBY) kan sudah dua priode jadi Presiden," pungkas Anas.
Baca berita:
Soal cawapres, SBY bisa beri contoh politik santun
(kri)