Prabowo incar kader Golkar sebagai Cawapres?
Kamis, 19 Desember 2013 - 17:20 WIB
Prabowo incar kader Golkar sebagai Cawapres?
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, terlihat mesra dengan Ketua Umum MKGR Priyo Budi Santoso yang juga kader dan politikus Partai Golkar saat Mukernas MKGR.
Akankah, sinyal kemesraan itu menandakan Prabowo sedang membidik Wakil Ketua DPR RI ini untuk mendampinginya menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2014?
"Kita lihat dinamika politik, beliau (Priyo) kader luar biasa. Ikuti dinamika politik. Hasilnya bagaimana," ujar Prabowo usai orasi politik kepada pengurus MKGR di Hotel Kartika Candra, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Priyo yang mendampingi Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan terlihat senyum-senyum dan sesekali tersipu malu mendengar jawaban Prabowo.
Namun demikian, Prabowo belum memikirkan lebih jauh siapa yang layak mendampingi dirinya sebagai cawapres. Sebab, kepastian itu masih menunggu hasil pemilu legislatif pada 9 April 2014 mendatang.
"Kita ikut perkembangan dinamika politik dan masih jauh belum tahu hasilnya pileg. Kita komunikasi terus dengan (Priyo)," tutup Prabowo.
Baca berita:
Berbau kampanye, buku Prabowo ditolak beredar di Gramedia
Akankah, sinyal kemesraan itu menandakan Prabowo sedang membidik Wakil Ketua DPR RI ini untuk mendampinginya menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2014?
"Kita lihat dinamika politik, beliau (Priyo) kader luar biasa. Ikuti dinamika politik. Hasilnya bagaimana," ujar Prabowo usai orasi politik kepada pengurus MKGR di Hotel Kartika Candra, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Priyo yang mendampingi Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan terlihat senyum-senyum dan sesekali tersipu malu mendengar jawaban Prabowo.
Namun demikian, Prabowo belum memikirkan lebih jauh siapa yang layak mendampingi dirinya sebagai cawapres. Sebab, kepastian itu masih menunggu hasil pemilu legislatif pada 9 April 2014 mendatang.
"Kita ikut perkembangan dinamika politik dan masih jauh belum tahu hasilnya pileg. Kita komunikasi terus dengan (Priyo)," tutup Prabowo.
Baca berita:
Berbau kampanye, buku Prabowo ditolak beredar di Gramedia
(kri)