KPU tak intervensi soal anggaran Polri untuk pemilu

Rabu, 18 Desember 2013 - 15:32 WIB
KPU tak intervensi soal...
KPU tak intervensi soal anggaran Polri untuk pemilu
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui, unsur pengamanan menjadi hal yang sangat penting untuk pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun depan.

Tetapi, KPU menyatakan, tak ikut campur soal rencana anggaran yang diminta pihak Kepolisian RI kepada pemerintah.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, soal anggaran pengamanan pemilu, pihaknya sudah memasukkan dalam klausul anggaran distribusi logistik pemilu. Terutama pengamanan pengiriman surat suara.

Sehingga, kata Husni, KPU hanya ingin menjamin secara teknis Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan komponen dukumen surat suara tetap aman. "Itu sudah include dalam biaya pengadaan dan distribusi yang ditanggung oleh pihak ketiga (produsen logistik)," kata Husni, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2013).

Menanggapi permintaan Polri yang meminta anggaran sebesar Rp3,5 triliun untuk pengamanan pemilu, politikus Senayan, khususnya Komisi II DPR RI bakal meminta penjelasan pihak Polri.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPR asal Partai Golkar, Nurul Arifin menganggap, anggaran tersebut terlalu besar. Sehingga, pihaknya meminta kepada Komisi II untuk menggelar rapat bersama dengan Polri menyikapi hal itu.

Mengamini Nurul, Wakil Ketua Komisi II, Arif Wibowo pun bersikap sama, bakal mendorong rapat bersama dengan Kapolri Jenderal Sutarman. Ia mengaku bakal meminta penjelasan terkait besaran komponen anggaran tersebut.

"Berapa pun angkanya, sejauh realistis, misalnya untuk pengamanan apa saja dan di mana saja, kita akan terima. Jangan-jangan jumlah itu malah kurang," ujar Arif, Selasa 17 Desember 2013.

Sebelumnya, Polri mengajukan permohonan anggaran sebesar Rp3,5 triliun kepada Komisi III DPR RI untuk kebutuhan pengamanan Pemilu 2014. Jumlah tersebut mencakup keperluan pengadaan peralatan dan pengamanan pemilu.

Pemerintah didesak cairkan anggaran pemilu untuk Polri
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved