IDI akan tanamkan pemahaman etika kepada dokter

Senin, 16 Desember 2013 - 15:09 WIB
IDI akan tanamkan pemahaman...
IDI akan tanamkan pemahaman etika kepada dokter
A A A
Sindonews.com - Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) PB IDI Prijo Sidipratomo mengatakan, peristiwa dokter Ayu salah satu alasan dokter menolak ditempatkan di daerah terpencil.

Pasalnya, selain infrastruktur yang tidak layak, keamanan dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap pasien kurang terjamin.

Untuk itu, dilakukan pembekalan etika dan bagaimana membekali para dokter, agar para dokter tidak mengalami ketakutan.

"Jangan sampai hal ini menjadi masalah pelayanan, atau malah nantinya dirujuk ke dokter lain. Karena takut salah mengambil tindakan," tandasnya saat ditemui di RS Budi Kemulian Jakarta, Senin (16/12/2013).

Prijo mengaku, akan melakukan penanganan dari hulu, dalam segi pendidikan. Berupa tekanan kepada pengelolaan FK, untuk menanamkan pemahaman etika dari awal. Bahkan, jika diperlukan akan melakukan screening.

Hal ini merupakan upaya dalam mencari calon dokter, yang bukan hanya pintar. Namun juga calon dokter yang mempunyai talenta dan rasa humanis yang baik.

"Tes-tes psikologi tetap ada, maka kami sarankan untuk melakukan tes tersebut. Sehingga dapat dilakukan mulai dari awalnya," kata dia.

Selama ini, aduan yang diterima oleh MKEK tidak banyak, sekira empat sampai lima kasus. Hal tersebut juga tidak murni perkara, ada yang berhubungan dengan pasien. Berbagai kasus berkaitan dengan dokter antar RS, bahkan kasus dengan keluarga.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Diskusi Restorasi Humanisme...
Diskusi Restorasi Humanisme Pendidikan Kedokteran
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Apa Saja Beasiswa Kedokteran...
Apa Saja Beasiswa Kedokteran S1 dan S2 di Indonesia? Ini Infonya
Apakah Koas Kedokteran...
Apakah Koas Kedokteran Hanya Bisa Dilakukan di Rumah Sakit? Begini Jawabannya
Geger Mayat di Medan,...
Geger Mayat di Medan, Begini Syarat Jenazah Jadi Cadaver untuk Pendidikan Mahasiswa Kedokteran
Dinilai Urgen, Sejumlah...
Dinilai Urgen, Sejumlah Kalangan Dorong Pembahasan RUU Pendidikan Kedokteran
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved