Anis Matta belajar dari Akbar Tanjung terkait politik
Sabtu, 14 Desember 2013 - 21:19 WIB
Anis Matta belajar dari Akbar Tanjung terkait politik
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, memuji Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung.
Menurutnya, mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar itu, merupakan salah satu guru politik di Indonesia.
"Saya belajar banyak dari Bang Akbar, khususnya pada saat beliau menjadi Ketum Golkar dan berhasil mengantar Golkar menjadi partai pemenang pemilu pada tahun 2004," kata Anis Matta saat mengawali pidatonya sebagai nara sumber pada Dialog Kebangsaan, di Pekanbaru, Riau, lewat rilis kepada Sindonews, Sabtu (14/12/2013).
"Beliau merumuskan Golkar way dengan sangat brilian, beliau juga yang pertama memperkenalkan konvensi di Indonesia, sebagai mekanisme pemilihan capres (calon presiden) dari partai," ucap Anis.
Sebelumnya, Akbar Tanjung memuji Pemilu Raya (Pemira) Calon Presiden (Capres) PKS. Akbar menyebutkan, pemira sebagai contoh seleksi capres internal partai yang demokratis.
"Saya apresiasi PKS yang menggelar pemilu raya secara terbuka dan melibatkan seluruh stakeholder partai," ungkap Akbar dalam Dialog Kebangsaan 'Mencari Pemimpin Indonesia' di UIN Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Riau.
Menurut Akbar, partai politik (parpol), harus memberikan kesempatan yang sama bagi kadernya untuk muncul sebagai calon pemimpin. "Di sini PKS memberi kesempatan yang luas bagi kadernya," imbuhnya.
Alasan Anis Matta gelar Pemira PKS
Menurutnya, mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar itu, merupakan salah satu guru politik di Indonesia.
"Saya belajar banyak dari Bang Akbar, khususnya pada saat beliau menjadi Ketum Golkar dan berhasil mengantar Golkar menjadi partai pemenang pemilu pada tahun 2004," kata Anis Matta saat mengawali pidatonya sebagai nara sumber pada Dialog Kebangsaan, di Pekanbaru, Riau, lewat rilis kepada Sindonews, Sabtu (14/12/2013).
"Beliau merumuskan Golkar way dengan sangat brilian, beliau juga yang pertama memperkenalkan konvensi di Indonesia, sebagai mekanisme pemilihan capres (calon presiden) dari partai," ucap Anis.
Sebelumnya, Akbar Tanjung memuji Pemilu Raya (Pemira) Calon Presiden (Capres) PKS. Akbar menyebutkan, pemira sebagai contoh seleksi capres internal partai yang demokratis.
"Saya apresiasi PKS yang menggelar pemilu raya secara terbuka dan melibatkan seluruh stakeholder partai," ungkap Akbar dalam Dialog Kebangsaan 'Mencari Pemimpin Indonesia' di UIN Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Riau.
Menurut Akbar, partai politik (parpol), harus memberikan kesempatan yang sama bagi kadernya untuk muncul sebagai calon pemimpin. "Di sini PKS memberi kesempatan yang luas bagi kadernya," imbuhnya.
Alasan Anis Matta gelar Pemira PKS
(maf)