Praktisi: Biar masyarakat yang nilai film Soekarno

Sabtu, 14 Desember 2013 - 18:58 WIB
Praktisi: Biar masyarakat...
Praktisi: Biar masyarakat yang nilai film Soekarno
A A A
Sindonews.com - Praktisi film Mark Sungkar menyarankan Rachmawati Soekarnoputri menonton dulu film berjudul 'Soekarno' yang dia tuntut stop peredarannya lewat pengadilan.

Menurutnya, film karya Hanung Bramantyo tersebut belum tentu seburuk apa yang dia duga. Apalagi yang bersangkutan mundur sebelum skenarionya selesai, sehingga bisa jadi yang dia persoalkan tidak muncul dalam film yang sedang kini beredar di bioskop tanah air.

"Rachmawati jangan emosional, baiknya dia nonton dulu baru kemudian mengajukan tuntutan," kata Mark Sungkar saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/12/2013).

Seperti diketahui, Rachmawati memutuskan mundur dari proyek yang dikerjakannya bersama Multivison plus, lalu mengajukan gugatan ke pengadilan. "Kalau Rachmawati tidak siap dengan fakta sejarah tentang bapaknya yang jadi tokoh setengah dewa bagi masyarakat kita," imbuhnya.

Menurut pria kelahiran Surakarta 65 tahun lalu ini, tuntutan wakil keluarga sang proklamator itu, juga tidak tepat dan mesti diperbaiki. "Karena film karya Hanung tersebut, tidak sama dengan judul yang peredarannya ingin dihentikan," tegasnya.

Mark menilai, sepanjang fakta sejarah dalam film itu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, maka itu sah-sah saja. "Yang penting isinya tidak mengada-ada atau bercerita yang berlebihan terhadap satu tokoh," ujar pria yang awalnya berprofesi sebagai arsitek tersebut.

Ia mencontohkan film 30 S PKI karya Arifin C Noer yang secara berlebihan mengangkat ketokohan mantan presiden Soeharto. "Ini era keterbukaan dan demokrasi, jadi biarkan masyarakat yang menilai," tutupnya.

Turunkan ego untuk atasi kisruh film Soekarno
(maf)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved