Mahfud MD: Agama & politik itu saudara kembar

Kamis, 12 Desember 2013 - 14:32 WIB
Mahfud MD: Agama & politik...
Mahfud MD: Agama & politik itu saudara kembar
A A A
Sindonews.com - Agama dan politik itu ibarat saudara kembar, atau dua sisi koin dari satu mata uang yang sama. Keduanya saling melengkapi, tidak bisa yang satu meninggalkan yang lain. Jadi, sebagai umat Islam kita wajib berpolitik.

Demikian ditegaskan oleh Mahfud MD, mengutip pendapat Imam Al Ghazali dalam karya monumentalnya Ihya Ulumuddin, dalam seminar bertema "Islam Dan Politik" yang diselenggarakan oleh IAIN Palu, Kamis (12/12/13).

Hadir dalam seminar ini, Kapolda Provinsi Palu beserta jajaran, perwakilan Gubernur, politikus, tokoh ormas serta ratusan aktivis mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi setempat.

Kalau umat Islam tak berpolitik, tambah Mahfud MD dalam orasi ilmiahnya, maka umat Islam akan digilas oleh gerakan politik yang dikendalikan oleh orang lain. Namun, Politik yang dimaksudkan mahfud di sini, adalah politik kebangsaan atau politik kenegaraan.

"Politik tidak harus dimaknai sebagai politik praktis yang akhir-akhir ini cenderung kotor dan citranya sedang terpuruk karena banyak politikus yang terlibat masalah korupsi," katanya.

Untuk itu, Mahfud mengajak umat Islam melakukan langkah politik dalam dua level sekaligus. Pertama, adalah politik kebangsaan yang bisa memadukan konsep kreatif mengenai hubungan agama dan negara di negeri yang majemuk ini lewat pikiran-pikiran cerdas seperti yang ditampilkan oleh KH Ahmad Siddiq, Gus Dur, Nur Cholish Madjid dan lainnya.

Langkah kedua, katanya, adalah melakukan politik praktis yakni melakukan perjuangan lewat partai politik. Agar partai politik itu ke depan menjadi sehat, maka orang-orang yang baik, profesional dan jujur harus masuk partai politik.

"Kalau tidak, demokrasi akan menjadi oligarkis dikuasai oleh sekelompok elite yang tak jujur," sambung kandidat presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Baca berita:
Ancaman demokrasi Indonesia di mata Mahfud MD
(kri)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved