Minat siswa terhadap pendidikan seni budaya terus menurun

Senin, 09 Desember 2013 - 23:47 WIB
Minat siswa terhadap...
Minat siswa terhadap pendidikan seni budaya terus menurun
A A A
Sindonews.com - Walau sudah lama pendidikan seni dan budaya asli ada di kurikulum, namun minat siswa untuk mempelajarinya masih rendah. Pemerintah pun mulai tahun ini akan menggenjot kembali pelajaran tersebut di kelas.

Direktur Pembinaan Kepercayaan Kepada Tuhan YME dan Tradisi Ditjen Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Gendro Nurhadi menerangkan, kementerian mengintervensi pelajaran tersebut dengan bantuan alat-alat kesenian untuk sekolah dan komunitas seni dan budaya di seluruh Indonesia.

"Kami sudah menjalankan program pemberian alat kesenian sejak 2012. Tahun ini kami intensifkan kembali," katanya pada pembukaan Gelar Budaya Nusantara (GBN) 2013 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (9/12/2013).

Sampai tahun ini, sudah tersalurkan ke 1400 titik baik sekolah baik tingkat SD sampai SMA maupun komunitas budaya. Gendro menambahkan, per sekolah akan didanai Rp150 juta untuk membeli alat-alat kesenian.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan Seni Rupa Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Kemendikbud Pustanto menambahkan, pada 2014 ini Kemendikbud meningkatkan jumlah penerima bantuan alat kesenian menjadi 2.500 sekolah dan komunitas seni dan budaya.

Selain untuk membeli peralatan kesenian, terangnya, bantuan tersebut digunakan untuk pembuatan mini theater di sekolah-sekolah. Nantinya para siswa akan secara langsung melihat pertunjukan seni atau pemutaran film kebudayaan.

Menurut dia, semakin sering siswa melihat pertunjukan seni maka akan menstimulus mereka untuk mengembangkan bakat seni yang dimiliki. Pustanto menambahkan, GBN 2013 yang dilaksanakan Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud ini mengambil tema Rayakan Keragaman Budaya Pangan Nusantara.

Acara ini menampilkan keragaman tradisi budaya dan kearifan lokal dari berbagai daerah se Nusantara. "Ini merupakan bentuk ekspresi dari masing-masing daerah termasuk kebiasaan masyarakat dalam menyambut datangnya musim tanam padi dan dalam menyambut musim panen tiba," ujarnya

Seni budaya, termasuk tradisi seperti ini harus pelihara dan jaga sebaik-baiknya. Langkah
konkretnya dengan memperkenalkan ke siswa-siswa di sekolah-sekolah. "Lewat cara GBN yang digelar pada tahun ke dua ini kami berharap masyarakat makin mengenal dan memahami sekaligus menghargai dan berperan aktif dalam menjaga memelihara sekaligus melestarikan kekayaan budaya dan tradisi yang selama ini kita punya," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved