Kisruh DPT, pemerintah tinggalkan KPU

Jum'at, 06 Desember 2013 - 10:02 WIB
Kisruh DPT, pemerintah...
Kisruh DPT, pemerintah tinggalkan KPU
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat rekomendasi untuk memperbaiki daftar pemilih tetap (DPT) sampai H-14 atau dua pekan jelang pencoblosan pemilu legislatif, 9 April 2014 mendatang.

Tetapi, saat rapat pleno dan rekapitulasi DPT nasioanal dua hari lalu, seharusnya KPU sudah menetapkan secara final DPT tersebut. Ternyata, rapat pleno memutuskan KPU untuk memperbaiki DPT lagi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fernita Darwis mengatakan, karut marut masalah DPT tak bisa lepas dari tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang tak menyediakan data lengkap untuk KPU.

"Dari awal sudah kita sampaikan kenapa masalah DPT ini berlarut-larut? Kan semua ini dari data penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) yang enggak lengkap," kata Fernita, kepada Sindonews, Jakarta, Jumat (6/12/2013).

Menurut Fernita, masalah DPT yang akhirnya harus diperbaiki terus-menerus karena Kemendagri dan Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) dianggap meninggalkan KPU. Padahal, kata dia, KPU adalah penyelenggara pemilu bukan penyedia data kependudukan.

"Kemendagri kalo seperti itu ya artinya meninggalkan KPU. Data (kependudukan) itu tugasnya pemerintah," tegasnya.

Seperti diketahui, KPU akhirnya harus menunda kembali finaliasasi DPT. Hal itu dilakukan setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan perbaikan DPT sebesar 3,3 juta pemilih. Waktu perbaikan diberikan kepada KPU sampai dua pekan sebelum pencoblosan pemilu legislatif.

Berita persoalan DPT, PDIP sarankan Mendagri dipecat.
(kur)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved