KPU belum juga menambahkan 3,3 juta pemilih ke DPT

Kamis, 05 Desember 2013 - 13:31 WIB
KPU belum juga menambahkan...
KPU belum juga menambahkan 3,3 juta pemilih ke DPT
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 3.327.302 pemilih yang tak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 sudah diberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih enggan memasukkan pemilih itu dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, hasil rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih memberikan waktu cukup panjang untuk melakukan perbaikan, terutama untuk 54.692 pemilih invalid atau belum mendapatkan NIK.

"Belum sampai ke sana (masuk DPK). Karena masih ada upaya untuk perbaiki," kata Husni, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Kini KPU masih menunggu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memberikan NIK kepada 54.692 pemilih. Pemberian NIK tersebut setelah ditemukan masih ada elemen pemilih dianggap kurang lengkap datanya.

"54 ribu kan belum diberikan NIK karena sebagian tanggal lahirnya belum ada, dan sebagian alamatnya tidak lengkap," ujarnya.

Sebab, tambah dia, setelah Kemendagri resmi membubuhkan NIK untuk 3.327.302, KPU Kabupaten/Kota dituntut harus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengkroscek 54.692 pemilih tanpa NIK tersebut.

"Proses selanjutnya adalah penyempurnaan atas DPT yang ada karena penyempurnaan datanya yang tidak lengkap," papar Husni.

Hasil Pleno DPT, KPU "manut" rekomendasi Bawaslu
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved