Wiranto kerahkan pengurus Hanura kawal DPT hingga tuntas
Selasa, 03 Desember 2013 - 16:53 WIB
Wiranto kerahkan pengurus Hanura kawal DPT hingga tuntas
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, meminta kepada pengurus Partai Hanura, agar mengawal daftar pemilih tetap (DPT) sampai tuntas.
"Partai Hanura akan menghadiri. Saya akan koordinasi dengan para petugas KPU. Saya sudah menyampaikan, seyogyanya masalah DPT diselesaikan dengan tuntas," kata Wiranto, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (3/12/2013).
Menurut Wiranto, pihaknya meminta kepada semua elemen, agar menghargai kinerja KPU. Kata dia, jika ditemukan data pemilih bermasalah, langsung disampaikan kepada petugas KPU di lapangan.
Wiranto mengatakan, jangan sampai masyarakat membiarkan masalah DPT tersebut berlarut-larut. Karena hal itu bisa mengganggu tahapan pemilu lainnya.
"Kalau masalah pemilu ada catatan-catatan, itu harus segera diperbaiki. Agar masalah tidak muncul di kemudian hari," ujarnya.
Seperti diketahui, KPU berencana akan merekapitulasi ulang secara nasional hasil perbaikan DPT. Sebab, masih terdapat 10,4 juta pemilih bermasalah.
Belakangan, setelah dilakukan perbaikan jumlah itu mulai berkurang menjadi 7,1 juta. Terakhir KPU harus menyisir 3,3 juta sisa perbaikan DPT, yang belum dibersihkan sebelum ditetapkan menjadi DPT final.
Klik di sini untuk berita terkait.
"Partai Hanura akan menghadiri. Saya akan koordinasi dengan para petugas KPU. Saya sudah menyampaikan, seyogyanya masalah DPT diselesaikan dengan tuntas," kata Wiranto, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (3/12/2013).
Menurut Wiranto, pihaknya meminta kepada semua elemen, agar menghargai kinerja KPU. Kata dia, jika ditemukan data pemilih bermasalah, langsung disampaikan kepada petugas KPU di lapangan.
Wiranto mengatakan, jangan sampai masyarakat membiarkan masalah DPT tersebut berlarut-larut. Karena hal itu bisa mengganggu tahapan pemilu lainnya.
"Kalau masalah pemilu ada catatan-catatan, itu harus segera diperbaiki. Agar masalah tidak muncul di kemudian hari," ujarnya.
Seperti diketahui, KPU berencana akan merekapitulasi ulang secara nasional hasil perbaikan DPT. Sebab, masih terdapat 10,4 juta pemilih bermasalah.
Belakangan, setelah dilakukan perbaikan jumlah itu mulai berkurang menjadi 7,1 juta. Terakhir KPU harus menyisir 3,3 juta sisa perbaikan DPT, yang belum dibersihkan sebelum ditetapkan menjadi DPT final.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)