Temukan dosen rangkap profesi, PTS kena sanksi

Selasa, 03 Desember 2013 - 15:52 WIB
Temukan dosen rangkap...
Temukan dosen rangkap profesi, PTS kena sanksi
A A A
Sindonews.com - Perekrutan dosen tetap di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) diragukan. Pasalnya, Kopertis sebagai pengelola PTS menemukan banyaknya dosen tetap PTS, yang merangkap profesi menjadi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Saat ini tengah berlangsung sosialisasi sekaligus pengisian Sistem Informasi Pengembangan Karier Dosen (SIPKD), untuk semua dosen PTS maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia," ujar Koordinator Kopertis V DIY Dr Bambang Supriyadi Selasa (3/12/2013).

"Untuk sementara ini muncul kecurigaan, karena ditemukan cukup banyak dosen tetap PTS yang ternyata, bertugas sebagai guru PNS," sambungnya.

Bambang menegaskan, tindak rangkap profesi tersebut merupakan sebuah kesalahan yang tidak hanya ditanggung oleh pelaku, tapi PTS yang melakukan pengangkatan pun akan dijatuhi sanksi.

"Kami masih melakukan pendataan dosen yang dicurigai rangkap profesi. Yang jelas jumlahnya cukup banyak. Kami pun telah mengirimkan surat kepada PTS yang bersangkutan sebagai warning. Kami berharap, PTS segera bisa mengundang mereka yang dicurigai untuk segera diselesaikan. Keputusannya sendiri kami serahkan pada PTS masing-masing," jelas Bambang.

Diungkapkan Bambang, dosen yang merangkap profesi sebenarnya diberikan toleransi untuk memilih satu diantara dua profesinya. Jika memilih sebagai guru PNS, jelas jabatannya sebagai dosen tetap PTS akan digugurkan, begitu pula sebaliknya.

"Guru yang ingin menjadi dosen tentu tidak masalah, dan diperbolehkan selama persyaratan aturan pindah profesi yang ada ditaati. Salah satu syaratnya, usia tidak melebihi 50 tahun. Apalagi beberapa tahun ini, memang tidak ada pembatasan alih profesi. Sehingga harusnya masalah ini bisa selesai dengan cepat," paparnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved