Jero Wacik klaim tak terlibat suap di SKK Migas
Kamis, 28 November 2013 - 16:31 WIB
Jero Wacik klaim tak terlibat suap di SKK Migas
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik yakin tidak terlibat dalam dugaan suap di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
"Saya yakin tidak bersalah. Nanti kita lihat saja, apakah saya bersalah atau tidak," tegasnya di sela-sela acara Asean Ministerial Meeting On Minerals (AMMIN) And Associated Meeting di Nusa Dua, Bali, Kamis (28/11/2013).
Sementara itu terkait pemanggilan ulang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus tersebut, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengaku sudah menerima surat pannggilan. Bahkan dia berjanji akan memenuhi panggilan itu.
"Oleh KPK saya diminta memberi beberapa klarifikasi urusan Pak Rudi (mantan Kepala SKK Migas)," tukasnya.
Sebelumnya KPK sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap Jero Wacik, namun yang bersangkutan tidak hadir karena tengah mengikuti agenda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akhirnya KPK menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Jero Wacik pada Senin, 2 Desember 2013.
Dalam kasus ini, KPK juga sudah menetapkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sebagai tersangka. Bahkan, KPK juga sudah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap I Gusti Putu Ade Pranjaya selaku sopir Jero Wacik.
Berita internal Demokrat dukung KPK periksa Jero Wacik.
"Saya yakin tidak bersalah. Nanti kita lihat saja, apakah saya bersalah atau tidak," tegasnya di sela-sela acara Asean Ministerial Meeting On Minerals (AMMIN) And Associated Meeting di Nusa Dua, Bali, Kamis (28/11/2013).
Sementara itu terkait pemanggilan ulang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus tersebut, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengaku sudah menerima surat pannggilan. Bahkan dia berjanji akan memenuhi panggilan itu.
"Oleh KPK saya diminta memberi beberapa klarifikasi urusan Pak Rudi (mantan Kepala SKK Migas)," tukasnya.
Sebelumnya KPK sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap Jero Wacik, namun yang bersangkutan tidak hadir karena tengah mengikuti agenda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akhirnya KPK menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Jero Wacik pada Senin, 2 Desember 2013.
Dalam kasus ini, KPK juga sudah menetapkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sebagai tersangka. Bahkan, KPK juga sudah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap I Gusti Putu Ade Pranjaya selaku sopir Jero Wacik.
Berita internal Demokrat dukung KPK periksa Jero Wacik.
(kur)