Ulah caleg nakal, angka golput bisa meningkat

Kamis, 28 November 2013 - 15:39 WIB
Ulah caleg nakal, angka...
Ulah caleg nakal, angka golput bisa meningkat
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta kepada calon anggota legislatif (caleg), agar mematuhi aturan, terutama soal kepatuhan terhadap aturan pemasangan alat peraga kampanye.

KPU menganggap, karena ulah caleg nakal yang melanggar aturan tersebut, masyarakat menjadi antipati kepada caleg. Imbasnya akan mempengaruhi pemilih golongan putih (golput) semakin meningkat.

Dalam pemasangan alat peraga, KPU telah bekerja sama dengan pemerintahan daerah (pemda) setempat terkait zonasi. Namun disayangkan, masih banyak caleg yang melanggarnya, karena sanksinya hanya berupa sanksi administrasi.

"Sanksi tentang kegiatan kampanye lebih kepada sanksi administrasi, tapi KPU berharap, ada kesadaran dari para caleg, mereka kan pimpinan dan tokoh masyarakat yang harusnya menjadi teladan," kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik usai diskusi di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Dikatakan Husni, pada dasarnya para caleg sudah mengetahui tentang aturan tersebut. Tetapi, mereka seakan hilang kesadaran untuk mentaati aturan itu. "Yang didambakan masyarakat ada teladan yang bisa dicontoh untuk mengikuti aturan, mesikipun tidak ada sanksi. Kalau pemimpinnya saja sudah mencotohkan sengaja melanggar aturan, maka bagaimana masyarakatnya," ujarnya.

Dari sikap para caleg ini, tambah Husni, dapat meningkatkan angka golput di masyarakat. Karena merasa lebih baik tidak memilih daripada memilih calon yang tidak sesuai kriteria. "Jangan sampai nanti ada sanksi sosial. Ini bisa menjadi bahan bagi pemilih untuk golput," tegasnya.

Baca
Tiga bulan sekali, parpol wajib laporkan dana kampanye
Tidak lapor dana kampanye, KPU sanksi parpol
KPU diminta sosialisasikan peraturan KPU ke masyarakat
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved