Jelang pemilu, integritas KPU & Bawaslu diragukan

Kamis, 28 November 2013 - 14:56 WIB
Jelang pemilu, integritas...
Jelang pemilu, integritas KPU & Bawaslu diragukan
A A A
Sindonews.com - Pemilihan legislatif (pileg) masih kurang lima bulan lagi. Namun, masyarakat sipil menilai integritas badan penyelenggara pemilihan umum (pemilu) seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), masih meragukan.

Sebab, pola dan sistem yang dibangun dua lembaga tersebut terkesan kurang menampakan cita-cita pemilu yang berkualitas. KPU dan Bawaslu cenderung mengabaikan norma etik kepada masyarakat.

"Munculnya polemik pengadaan kendaraan dinas baru dan bimtek pemilu luar negeri, menjadi bagian permasalahan integritas penyelenggara pemilu," kata peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni, di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2013).

Sementara, lanjut Titi, disaat bersamaan proses penyelenggaraan dan pengawasan pemilu oleh dua lembaga tersebut, terbilang masih masih jauh dari harapan publik.

Titi mengatakan, saat pembelian mobil dinas baru untuk komisioner Bawaslu serta kunjungan komisioner KPU ke luar negeri, hal itu menjadi sorotan publik secara serius. Tetapi, dua lembaga itu cenderung tutup telinga.

"Di sisi lain, minimnya honorarium penyelenggara pemilu di tingkat bawah, mengganggu integritas pelaksanaan pemilu," ujarnya.

Menurutnya, saat publik sudah menyoroti soal kinerja KPU dan Bawaslu, seharusnya dua lembaga tersebut mengedepankan standarisasi kinerja yang terarah dan sistematis. Sehingga, hal tersebut mampu mengurangi pelanggaran pemilu.

"Keberadaan standar kinerja ini merupakan bagian dari bentuk akuntabilitas penyelenggara pemilu kepada publik," tutupnya.

Berita terkait:
Tiga bulan sekali, parpol wajib laporkan dana kampanye
Tidak lapor dana kampanye, KPU sanksi parpol
KPU diminta sosialisasikan peraturan KPU ke masyarakat
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved