Lelang logistik, KPU batasi 5 perusahaan 1 konsorsium

Rabu, 27 November 2013 - 13:42 WIB
Lelang logistik, KPU...
Lelang logistik, KPU batasi 5 perusahaan 1 konsorsium
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus menyeleksi dan merinci perusahaan mana saja, yang layak mendapatkan jatah untuk pengadaan kebutuhan logistik pemilihan umum (pemilu).

Sekalipun baru akan diumumkan pada 5 Desember 2013 mendatang, terkait perusahaan mana saja yang berhasil memenangkan lelang tender, tapi KPU telah membatasi kuota satu konsorsium maksimal diisi lima perusahaan.

"Satu konsorsium maksimal lima perusahaan," kata Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2013).

Saat seleksi melalui mekanisme prakualifikasi, lanjut Boradi, diakui ada perusahaan yang tidak lolos uji kelayakan sebagai perusahaan yang tepat untuk mengerjakan kebutuhan logistik.

Akan tetapi, perusahaan tersebut mempunyai konsorsium yang dinilai pantas untuk digabungkan dengan konsorsium lain untuk mengerjakan kebutuhan logsitik pemilu itu. "Setelah prakualifikasi ada perusahaan yang tak lolos tapi konsorsiumnya bisa lolos," tegasnya.

Untuk diketahui, KPU telah menetapkan 22 konsorsium. Dari jumlah tersebut, perusahaan yang dinyatakan lolos bakal bergabung dengan konsorsium lain untuk mengerjakan sebanyak 15 paket logistik yang tersebar di beberapa wilayah atau pulau di Indonesia.

Adapun yang menjadi kebutuhan logistik pemilu antara lain, Surat Suara calon anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten atau kota, formulir model C, D, DA, dan DC, tinta sidik jari, segel dan hologram, serta Alat Bantu Tuna Netra (Template).

Kebutuhan tersebut belum termasuk biaya distribusi ke masing-masing wilayah serta masih di luar kebutuhan pembuatan bilik suara atau tempat pemungutan suara.

Berita terkait:
KPU akui belum tata perbaikan DPT secara formal
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved