KPU diminta tegas soal MoU dengan Lemsaneg

Senin, 25 November 2013 - 10:09 WIB
KPU diminta tegas soal...
KPU diminta tegas soal MoU dengan Lemsaneg
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta secara cepat merespons, rencana mundurnya Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dalam kerja sama pengamanan data pemilu.

KPU, tak punya alasan lagi untuk mengkaji apakah masih efektif atau tidak kerja sama tersebut. Karena, Lemsaneg sendiri sudah menyatakan siap mundur jika dikehendaki KPU.

"Sudah tidak ada yang perlu dikaji sama KPU. Responsnya harus cepat menyikapi Lemsaneg," kata Wakil Direktur Indonesia Human Right Commitee for Social Justice (IHCS) Ridwan Darmawan, saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Langkah tersebut, lanjut dia, untuk menyudahi polemik di masyarakat yang menilai, kerja sama itu tak bernilai manfaat untuk sistem demokrasi pemilu.

Selain itu, respons cepat KPU juga untuk mempermudah agar pelaksanaan tahapan pemilu, oleh KPU tidak terganggu dengan suara-suara 'sumbang' terkait kerja sama tersebut. "Mereka (KPU) masih sibuk urus DPT. Batalkan kerja sama lebih menguntungkan, dari pada dibikin mengambang," ujarnya.

Sebelumnya, terkait Memorandum of Understanding (MoU) antara KPU dengan Lemsaneg, KPU berkilah bakal mendengarkan masukan dari masyarakat. KPU, mengklaim kerja sama itu masih bisa dibatalkan.

Sementara itu, melalui Kepala Lemsaneg Djoko Setiadi, pihaknya siap mundur dari kerja sama tersebut jika diminta KPU. Hal itu dilakukan, untuk menyudahi polemik yang berkembang di masyarakat.

Purnawirawan Mayor Jenderal (Mayjen) itu menilai, upaya menarik mundur dari kerja sama itu, untuk menjaga sistem demokrasi dan untuk menghindari kontra politik yang terjadi akhir-akhir ini. Terutama untuk menjaga kewibaan Lemsaneg dan KPU.

"Kami posisi tegas menyerahkan sepenuhnya kepada KPU, dan sudah siap menarik diri dalam penyelenggaraan Pemilu 2014," tegas Djoko.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Kejagung: Dugaan Pelanggaran...
Kejagung: Dugaan Pelanggaran Etik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Diproses
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Pesan Komisi III DPR...
Pesan Komisi III DPR ke Plt Jampidsus Rudi Margono: Tugas Anda Berat
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved