Ibas bantah dekat dengan Bos KOPL
Jum'at, 22 November 2013 - 16:50 WIB
Ibas bantah dekat dengan Bos KOPL
A
A
A
Sindonews.com - Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membatah soal kedekatannya dengan Direktur Kernel Oil Private Limited (KOPL) Singapura Widodo Ratanachaitong, seperti tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Deviardi (Ardi), saat diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat ini berkilah, bahwa dirinya tidak mengenal orang-orang yang mengaku-ngaku dekat dengannya. Apalagi terkait penyidikan kasus dugaan suap SKK Migas.
"Saya dikait-kaitkan dengan kasus yang sedang mengemuka. Saya tegaskan, bahwa saya tidak kenal orang-orang yang mengaku dekat dengan saya, dalam penyelidikan kasus tersebut," kata Ibas, melalui rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (22/11/13).
Ibas berkilah, dirinya tidak mengetahui sama sekali informasi perkembangan kasus yang diduga melibatkan KOPL. Bahkan soal orang-orang yang diduga terlibat. "Saya tidak tahu sama sekali informasi terkait Kernel Oil, apalagi orang-orangnya," ujarnya.
Putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berpandangan, masyarakat bisa membedakan informasi yang berkembang, terkait dirinya dalam kasus ini.
Menurutnya, siapa saja bisa menyebut namanya (Ibas). Tetapi dalam konteks hukum, seyogyanya dapat dipilah-pilah informasi mana yang mengandung fakta hukum, penggiringan opini dan rumor politik. Atau yang mengarah ke fitnah," tandasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat ini berkilah, bahwa dirinya tidak mengenal orang-orang yang mengaku-ngaku dekat dengannya. Apalagi terkait penyidikan kasus dugaan suap SKK Migas.
"Saya dikait-kaitkan dengan kasus yang sedang mengemuka. Saya tegaskan, bahwa saya tidak kenal orang-orang yang mengaku dekat dengan saya, dalam penyelidikan kasus tersebut," kata Ibas, melalui rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (22/11/13).
Ibas berkilah, dirinya tidak mengetahui sama sekali informasi perkembangan kasus yang diduga melibatkan KOPL. Bahkan soal orang-orang yang diduga terlibat. "Saya tidak tahu sama sekali informasi terkait Kernel Oil, apalagi orang-orangnya," ujarnya.
Putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berpandangan, masyarakat bisa membedakan informasi yang berkembang, terkait dirinya dalam kasus ini.
Menurutnya, siapa saja bisa menyebut namanya (Ibas). Tetapi dalam konteks hukum, seyogyanya dapat dipilah-pilah informasi mana yang mengandung fakta hukum, penggiringan opini dan rumor politik. Atau yang mengarah ke fitnah," tandasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)