KPU diminta perjelas aturan agar tak rugikan caleg

Selasa, 19 November 2013 - 09:33 WIB
KPU diminta perjelas...
KPU diminta perjelas aturan agar tak rugikan caleg
A A A
Sindonews.com - Meski sudah ditetapkan aturan tentang kampanye calon anggota legislatif (caleg), Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta memperjelas Peraturan KPU (PKPU) agar para Caleg merasa tak dirugikan dengan aturan tersebut.

Aturan tersebut terutama untuk para caleg yang biasa menggunakan media jejaring sosial, untuk pendekatan kepada pemilih.

Jaringan Pemilih dan Pendidikan Indonesia (JPPR) meminta, aturan soal kampanye bagi para caleg diperjelas aturan mainnya, agar caleg lebih leluasa melakukan pendekatan kepada pemilih lewat media internet.

"Jangan sampai aturan kampanye aturan menghilangkan caleg dan parpol (partai politik) terhubung dengan pemilih," kata Peneliti JPPR, Masykuruddin Hafidz, saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Dikatakan dia, memang KPU bakal kesulitan untuk mengawasi dan mengontrol kampanye melalui media sosial. Tetapi, jika poin aturan tersebut diperjelas maka hal itu bisa menjadi acuan tetap untuk caleg. "Kampanye tertutup bagi kita sangat disayangkan," ujarnya.

Terkait aturan pokok kampanye lewat media social, KPU sendiri telah menetapkan waktu 15 hari sebelum hari H pencoblosan. Namun, aturan tersebut masih kurang jelas dan cenderung membingungkan. "Harus jelas aturan KPU yang tidak bisa. Mana yang melanggar mana yang tidak," ucapnya.

Kampanye melalu media sosial, lanjut Masykuruddin, susah ditebak aturannya. Menurutnya, bisa saja para caleg yang kedapatan berkampanye tetapi beralasan hal tersebut adalah komunikasi biasa yang sering terjadi dalam dunia maya. "Itu juga harus diantisipasi sejak awal," tambahnya.

Berita terkait:
Media sosial efektif pantau pelanggaran pemilu.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR Bentuk Panja Pengawasan 3 Kasus Korupsi yang Libatkan Eks Jampidsus
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved