Perbedaan kepemimpinan MK era Jimly, Mahfud dan Akil

Sabtu, 16 November 2013 - 12:07 WIB
Perbedaan kepemimpinan...
Perbedaan kepemimpinan MK era Jimly, Mahfud dan Akil
A A A
Sindonews.com - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Taufiqurrahman Sahuri mempunyai pandangan tersendiri terhadap tiga model kepemimpinan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, kalau berdasarkan penelitian, masa kepemimpinan Jimly Asshiddiqie, keputusannya lebih menonjol secara akademik, sementara kepemimpinan Mahfud MD lebih progresif. Sebaliknya, Taufiq berpandangan, kepemimpinan Akil Mochtar keputusannya cenderung politis.

Menurut dia, di era kepemimpinan Jimly bukan berarti tidak ada kecurangan, sekalipun ada kecurangan, tidak melibatkan secara langsung pihak MK. Kecurangan itu diduga terjadi karena adanya persekongkolan para pemohon dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Zaman Jimly mungkin ada kecurangan tapi dilakukan para pihak pemohon bukan hakim konstitusi, saya tahu persis hakim Pak Jilmy itu bisa dikatakan dekat dengan malaikat," kata Taufiq saat diskusi Polemik Sindo Radio dengan tajuk "Wibawa MK Terjun Bebas" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/11/2013).

Dia menjelaskan, selama MK di pimpin Mahfud MD putusannya lebih progresif dengan mengedepankan teori kemanfaatan atau kemaslahatan. Misalnya, masyarakat yang tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) bisa pakai kartu tanda penduduk (KTP).

Sementara, di era kepemimpinan Akil Mochtar isu-isu dugaan suap sudah mulai mencuat, hingga Akil Mochtar tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Maka itu, dia menilai kewibawaan MK runtuh karena internal MK sendiri. "Kericuhan hanya pemicu, jadi sudah ada kecurigaan pelanggaran di MK," ucapnya.

Berita kericuhan di MK peringatan bagi Hakim Konstitusi.
(kur)
Berita Terkait
Pengukuran Aset Negara...
Pengukuran Aset Negara di Enrekang Sempat Diwarnai Kericuhan
Musda AMPI Sulsel Deadlock,...
Musda AMPI Sulsel Deadlock, DPP Segera Tunjuk Pelaksana Tugas
Viral Pertandingan Futsal...
Viral Pertandingan Futsal Pelajar Ricuh di Bekasi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Kericuhan di Posko Penyekatan...
Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Massal di...
Vaksinasi Massal di Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru Ricuh Peserta Pukul Petugas
Pangdam Jaya Duga Kelompok...
Pangdam Jaya Duga Kelompok Anarko di Balik Kericuhan di Jakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved