Ini sistem pengamanan MK yang baru

Jum'at, 15 November 2013 - 15:44 WIB
Ini sistem pengamanan...
Ini sistem pengamanan MK yang baru
A A A
Sindonews.com - Mulai pekan depan, Mahkamah Konstitusi (MK) akan memperketat sistem pengamanannya. Hal tersebut terkait dengan kericuhan yang sempat terjadi di ruang sidang MK, pada Kamis 14 November 2013.

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Gaffar menuturkan, sistem pengamanan MK yang baru itu, mulai diterapkan pada Senin 18 November nanti.

"Jadi, untuk sistem pengamanan di MK, mulai Senin depan ini akan diperketat, dalam pengertian setiap para pihak yang berperkara di MK pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, ini MK akan melakukan identifikasi dan pemeriksaan secara ketat," kata Janedjri saat jumpa pers di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2013).

Lebih lanjut dia menerangkan, setiap pihak yang berperkara dan masyarakat, juga akan diminta menyerahkan identitas diri kepada petugas keamanan. "Kemudian sebelumnya, MK akan melakukan pemeriksaan, baik kepada person-nya maupun kepada barang yang dibawa oleh para pihak itu," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, jumlah para pihak berperkara dan masyarakat yang ingin menyaksikan persidangan dibatasi, sesuai kapasitas ruang sidang. "Nah apabila jumlah para pihak dan masyarakat yang akan mengikuti sudah di luar batas ruang sidang, maka MK akan melarang yang bersangkutan memasuki ruang sidang dan akan memfasilitasi di aula MK. Saya rasa itu secara garis besarnya," katanya.

Dia menambahkan, MK akan menyediakan peralatan pengamanan tidak hanya check door. "Tapi juga dalam bentuk peralatan X-Ray. Kepada semua pengunjung yang datang ke gedung MK akan diberi kartu identitas. Para Pemohon, termohon, pihak terkait, saksi dan masyarakat luas akan diberi tanda pengenal dan harus meninggalkan identitas terlebih dahulu kepada aparat keamanan," ucapnya.

Mengenai hal demikian, kata dia, pihaknya pun telah bekerja sama dengan pihak kepolisian. "Saya sudah bicara langsung dengan bapak Kapolri, dan bapak Kapolri memberikan berkomitmen akan membantu sepenuhnya, memberikan bantuan pengamanan terhadap kantor MK khususnya persidangan di MK," pungkasnya.

Berita terkait:
Kemuliaan Hakim MK telah memudar
(maf)
Berita Terkait
Pengukuran Aset Negara...
Pengukuran Aset Negara di Enrekang Sempat Diwarnai Kericuhan
Musda AMPI Sulsel Deadlock,...
Musda AMPI Sulsel Deadlock, DPP Segera Tunjuk Pelaksana Tugas
Viral Pertandingan Futsal...
Viral Pertandingan Futsal Pelajar Ricuh di Bekasi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Kericuhan di Posko Penyekatan...
Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Massal di...
Vaksinasi Massal di Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru Ricuh Peserta Pukul Petugas
Pangdam Jaya Duga Kelompok...
Pangdam Jaya Duga Kelompok Anarko di Balik Kericuhan di Jakarta
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved