Kericuhan MK, KPU dapat laporan

Jum'at, 15 November 2013 - 15:34 WIB
Kericuhan MK, KPU dapat...
Kericuhan MK, KPU dapat laporan
A A A
Sindonews.com - Pascainsiden pengrusakan dan penyerangan sekelompok orang diduga sebagai salah satu pendukung calon gubernur pada Pemilukada Maluku di Gedung Mahkamah Kontitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku mendapat laporan terkait insiden tersebut.

Menurut Komisioner KPU Sigit Pamungkas, kedatangan mereka kepada KPU untuk menyampaikan hasil putusan sidang oleh hakim MK. Dimana mereka meminta dilakukan pemilukada ulang.

"Ada yang kesini tapi hanya melapor bahwa kemrin sedang dan hasilnya seperti yang disampaikan media," kata Sigit di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Terkait hasil amar putusan MK, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan MK. Sebab lembaga pimpinan Hamdan Zoelva yang mempunyai kewenangan tersebut.

"Saya minta kepada KPU provinsi Maluku supaya melaksnakan dengan baik sehingga proses berjalan optimal supaya dipercaya publik," ujarnya.

Namun demikian, insiden yang dilakukan salah satu pendukung calon terhadap MK dianggap ekspresi yang menabrak norma-norma hukum yang berlaku. Sehingga, kata dia, aparat hukum wajib menindak para pelaku.

"Kita (KPU) banyak belajar dari insiden di MK. Mudah-mudahan semua bisa berbenah," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan massa mengamuk pasca Hakim MK membacakan keputusan terkait penolakan gugatan pemilukada ulang di Provinsi Maluku.

Pasca pembacaan keputusan tersebut, sontak kericuhan segera terjadi. Salah satu pendukung gubernur yang kalah mengamuk serta merusak benda-denda di dalam ruang sidang.

Untuk diketahui, sengketa Pemilukada Maluku dimohonkan oleh pasangan Jacobus F Puttileihalat-Arifin Tapi Oyihoe dengan kuasa pemohon Helmi Sulilatu dan kawan-kawan.

Selain itu, permohonan juga diajukan pemohon William B Noya-Adam Latuconsina dengan kuasa pemohon AH Wakil Kamal dan kawan-kawan serta pasangan Herman Adrian Koedoeboen-M Daud Sangadji.

Kericuhan di MK rontokkan kewibawaan hukum
(lal)
Berita Terkait
Pengukuran Aset Negara...
Pengukuran Aset Negara di Enrekang Sempat Diwarnai Kericuhan
Musda AMPI Sulsel Deadlock,...
Musda AMPI Sulsel Deadlock, DPP Segera Tunjuk Pelaksana Tugas
Viral Pertandingan Futsal...
Viral Pertandingan Futsal Pelajar Ricuh di Bekasi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Kericuhan di Posko Penyekatan...
Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Massal di...
Vaksinasi Massal di Tempat Wisata Alam Mayang Pekanbaru Ricuh Peserta Pukul Petugas
Pangdam Jaya Duga Kelompok...
Pangdam Jaya Duga Kelompok Anarko di Balik Kericuhan di Jakarta
Berita Terkini
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
DPR Minta Kejagung Bentuk...
DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Penyidik Independen yang Tidak Terafiliasi Febrie Adriansyah
Don Ritto Jadi Tersangka...
Don Ritto Jadi Tersangka Kasus Korupsi yang Jerat Eks Jampidsus, Ditahan di Rutan Polda
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR Bentuk Panja Pengawasan 3 Kasus Korupsi yang Libatkan Eks Jampidsus
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved