Mahasiswa UI felar Festival Perancis

Kamis, 14 November 2013 - 15:15 WIB
Mahasiswa UI felar Festival...
Mahasiswa UI felar Festival Perancis
A A A
Sindonews.com - Negara Perancis dikenal dengan negara mode dan gaya serta budayanya yang romantis. Namun, siapa sangka di sana juga terdapat sebuah daerah pinggiran atau sub urban seperti wilayah Bronx di Amerika.

Namanya Banlieue atau daerah pinggiran di Perancis yang kaya dengan budaya musik rap dan hiphop. Karena itu, tema yang diangkat dalam Festival Perancis atau Festifrance yang digelar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) adalah seputar Banlieue.

Terlihat dari suasana dekorasi yang dibuat santai, gaul, dan anak muda dengan warna merah lebih dominan. Acara yang digelar selama tiga hari itu, terdapat lomba bahasa Perancis, seminar, dan mural.

"Festival Perancis ini tahun ketiga, kami angkat tema budaya yang lahir dari Banlieu dimana sudah menjadi stereotipe bahwa kriminalitasnya tinggi dan banyak narkoba. Tetapi kami ingin tunjukan bahwa daerah sana enggak selamanya negatif, ada graviti dan bisa mengapresiasi diri lewat musik sebagai ujung tombak perluas kebudayaan," kata Ketua Panitia yang juga mahasiswa FIB UI angkatan 2010, Riche Theodora, Kamis (14/11/2013).

Riche menambahkan yang paling unik dalam festival tersebut adalah adanya demo masak masakan Perancis dengan cita rasa yang lezat dan gurih ala Chef Lely dari Chezlely. Tujuannya, mereka ingin memperkenalkan kepada mahasisa bedanya masakan Perancis dengan masakan Eropa lainnya ataupun Indonesia.

"Masakan Perancis. Kami pilih makanan musim dingin. Goalnya, mudah-mudahan budaya Perancis yang selama ini dikenal elegan, mewah, ternyata Perancis nih beda. Ada aspek lain dari Perancis. Ada distronya juga, bazar, semuanya anak muda," katanya.

Namun, Riche menyebutkan tak ketinggalan ciri khas Perancis yakni romantisme dimana banyak simbol-simbol yang mengungkapkan soal cinta. Ia mengklaim, bahwa pihak kampus dan direktorat kemahasiswaan sepenuhnya mendukung acara tersebut.

"Kami angkat tema anak muda, di Perancis kan banyak masalahnya ada agama, masalah imigran, masalah pemerintah, tetapi kita berikan yang berbeda di sini. Targetnya 100-200 mahasiswa yang berkunjung ke acara kami tiap hari," ungkapnya.

Baca berita:
Soft skill mahasiswa Indonesia rendah
(kri)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved