Angkat budaya royal wedding, wakili Indonesia di ASEAN

Senin, 11 November 2013 - 03:35 WIB
Angkat budaya royal...
Angkat budaya royal wedding, wakili Indonesia di ASEAN
A A A
Sindonews.com - Saat ini tak banyak generasi muda Indonesia yang memiliki banyak kegiatan di bidang budaya asli tanah air. Namun, berbeda dengan Erwanda Bayu Kuntani.

Tak heran jika mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini terpilih menjadi pemuda pelopor oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Bahkan ia siap maju menjadi wakil di ajang internasional. Memiliki kesempatan mengenalkan budaya Yogyakarta di tingkat ASEAN, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bayu, sapaan akrabnya.

Pria kelahiran Bantul, 23 Maret 1992 ini akan menghadiri dua event penting yakniASEAN Youth DayMeeting danASEAN Youth Day Award, di Vietnam pada 11-15 November 2013.

Budaya asli Yogyakarta yang akan diangkat khusus untuk ajang tersebuf, ialah gelaran Royal Wedding Keraton Ngayogyakarta.

"Setiap detail pelaksanaan royal wedding akan saya paparkan. Saya sengaja mengambil tema ini, karena selain unik dan hanya ada di Yogyakarta, gelaran yang aslinya baru saja selesai dilaksanakan. Tentu semua pihak ingin mengerahui secara detail bagaimana budaya Yogyakarta dilakukan. Karena setiap royal wedding keraton selama ini pasti menyedot perhatian dunia," ujarnya jelang keberangkatan Minggu, 10 November 2013.

Sebagai bekal pengetahuannya mengenai royal wedding, Bayu menjalani dua hari pembelajaran dan pelatihan di dalam Keraton. Ia merasa sangat senang, karena upayanya memperkenalkan budaya Yogyakarta mendapat dukungan penuh dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan semua pihak dalam Keraton.

Meski mengaku kelelahan menjalani kegiatan di dalam Keraton, Bayu mengaku mendapat pengalaman berharga bagi hidup, dan bekalnya maju keASEAN Youth Day 2013.

"Saya juga dibekali dengan foto-foto bukti budaya pelaksanaan royal wedding. Sayangnya saya belum diperbolehkan membawa bukti berupa rekaman video, karena belum boleh keluar dari lingkungan Keraton," imbuhnya.

Menurut Bayu, pengetahuan tentang budaya tidaklah cukup memenangkan kompetisi tersebut. Sejak awal kepesertaannya di tingkat daerah maupun nasional, pengalaman bergelut di bidang sosial budaya menduduki porsi paling tinggi dalam penilaian.

Pembuktian diri dalam mengikuti berbagai kegiatan sosial budaya, tak sulit dilakukan bagi yang terlahir dari keluarga pecinta seni budaya tradisional.

"Sejak kecil, saya sudah mendapat dukungan penuh dari kedua orang tua saya untuk menggeluti bidang seni budaya. Sejak kecil saya memang memiliki ketertarikan lebih pada kesenian, utamanya seni asli Yogyakarta, seperti belajar gamelan, nembang Jawa sampai tari-tariannya," akunya.

Bayu berharap, semua usahanya di bidang sosial budaya selama ini mampu membawanya menjuarai kompetisi tersebut. Meski mengakui kemungkinan keberangkatannya tanpa didampingi banyak supporter asal Indonesia, ia optimis mampu mempersembahkan yang terbaik bagi negara dan almamaternya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved