Trisakti gelar Seminar MP3I jelang dies natalis ke-48

Selasa, 05 November 2013 - 00:15 WIB
Trisakti gelar Seminar...
Trisakti gelar Seminar MP3I jelang dies natalis ke-48
A A A
Sindonews.com - Menjelang Dies Natalis ke-48, Universitas Trisakti menggelar Seminar Nasional bertajuk “Artikulasi Konsep Sustainable Dalam Pelaksanaan MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia)" di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Wakil Rektor IV Universitas Trisakti Asri NI Adjidarmo mengatakan, sejak menggelar seminar MP3EI pada 2005, universitasnya mencanangkan visi mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur.

"Pelaksanaan MP3EI harus didasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan seimbang antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan," katanya di Jakarta, Senin (4/11/2013).

Asri berharap, seminar ini dapat menjadi ajang bertukar pengetahuan, pengalaman, dan saling berdiskusi sehingga mampu menghasilkan suatu rumusan tentang artikulasi konsep sustainable development melalui green development.

“Sebab diperlukan adanya tanggung jawab, pengambilan keputusan yang proaktif, serta inovatif. Sehingga bisa memelihara keseimbangan antara pembangunan sosial, lingkungan dan ekonomi saat ini maupun masa mendatang," bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rachel Situmorang memaparkan, acara ini merupakan agenda tahunan Fakultas Aristektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan (FATL) Universitas Trisakti.

“Ada 44 pemakalah yang mempresentasikan makalahnya dalam seminar ini," bebernya.

Dalam paparannya, Dosen FATL Universitas Trisakti, Ir. Jusna J. A. Amin, PhD, IALI, menyebutkan faktor lansekap sangat penting dalam mengimplementasikan MP3EI. Sebab, bentuk bencana dan fenomena terkait dengan perubahan iklim, ketidak adilan sosial, politik, budaya, tanah dan air serta kelangkaan pangan semua terjadi didalam lansekap.

“Indonesia tidak boleh kehilangan konsentrasi dalam mengimplementasikan dengan memperhitungkan paradigma lansekap berikut teknologi dan seni yang tepat untuk mengaplikasikannya,” pungkasnya.
(lal)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved