Masa amnesti habis, Pemerintah Arab Saudi razia TKI

Senin, 04 November 2013 - 16:01 WIB
Masa amnesti habis,...
Masa amnesti habis, Pemerintah Arab Saudi razia TKI
A A A
Sindonews.com - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Tatang Razak mengatakan, saat ini jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sudah mengurus surat perjalanan laksana paspor (SPLP) sebanyak 95.262 orang.

Sebanyak 15.571 orang telah mendapatkan dokumen ketenagakerjaan resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Sedangkan yang sudah mendapatkan exit permit (izin untuk meninggalkan suatu negara) sebanyak 6.035 dan di antaranya 5.973 orang, terdata sudah pulang ke tanah air.

“Dari keadaan ini berarti masih ada sekitar 73.656 orang yang belum mendapatkan dokumen, baik ketenagakerjaan maupun exit permit bagi yang berminat pulang," kata Tatang saat ditemui di Kantor Kemenko Kesra, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2013).

"Dengan berakhirnya masa amnesti, maka Pemerintah Arab Saudi akan melakukan razia, namun razia tersebut tidak dilakukan ke rumah-rumah, melainkan ke tempat usaha, seperti restoran, tempat cukur rambut, apotek, keamanan, supir dan kios dagang lainnya,” imbuhnya.

Nantinya, lanjut dia, jika WNI terkena razia, maka akan dikumpulkan di tempat tahanan imigrasi yang dapat menampung sekira 50 ribu orang di dalamnya. Maka secara bertahap mereka akan dideportasi secara bertahap ke negara asal.

Menurutnya, maka Pemerintah Indonesia tempatkan enam petugas dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) telah ditempatkan pada tahanan imigrasi, guna membantu proses verifikasi dan klarifikasi dengan petugas imigrasi Saudi Arabia

“Kami mengimbau dari KBRI Riyadh maupun KJRI Riyadh, agar tidak keluar rumah dulu sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Karena dari pantauan kami di lapangan, tidak terlihat pengumpulan massa secara massif,” pungkasnya.

Berita terkait:
TKI di Arab Saudi sulit dapatkan exit permit.
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved