Sertifikasi halal farmasi dinilai tidak perlu dilakukan

Senin, 28 Oktober 2013 - 08:15 WIB
Sertifikasi halal farmasi...
Sertifikasi halal farmasi dinilai tidak perlu dilakukan
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Penasihat Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia Anthony Charles menilai sertifikasi halal terhadap produk farmasi tidak perlu dilakukan karna farmasi yang dijual di pasaran sudah melalui uji riset dan izin dari pemerintah.

Menurut dia, produk farmasi sudah melalui uji riset bertahun-tahun serta proses perizinan yang sangat panjang. Untuk itu pemerintah juga harus membedakan antara sertifikasi produk makanan dan produk farmasi.

“Ketika dipasarkan sudah mendapat izin dari pihak berwenang, melalui proses evaluasi BPOM, baru dapat nomor registrasi dan kemudian dipasarkan," tandasnya saat dihubungi SINDO, Senin (28/10/2013).

Selama ini, lanjut dia, masukan ini sudah pernah disampaikan beberapa tahun lalu ketika awal mula RUU Jaminan Produk Halal dibahas. Menurut dia, pemerintah harus memiliki sudut pandang positif terhadap pengusaha farmasi. Karena dipastikan para pengusaha dan produsen akan menaati regulasi dan taat hukum.

“Terlebih dalam menjual produk farmasi yang memang memiliki aturan perizinan yang sangat ketat,” kata dia.

Anthony mengatakan, barang impor seperti makanan dan minuman ketika masuk pasar itu memang harus halal. Saat ini yang dibutuhkan adalah jenis barang atau produk apa saja yang dikategorikan haram.

Namun, jika obat dikategorikan sebagai produk haram maka saat ini juga BPOM harus melakukan perubahan. Bahkan, saat produk farmasi ke negara Timur Tengah dan meminta agar diberi label halal tidak diperlukan.

Pasalnya, pemerintah di negara Timur Tengah yakin bahwa produk yang masuk sudah melalui rantai produksi yang terseleksi, sudah diuji, dan aman dikonsumsi.

Baca berita:
Nanoteknologi bawa manfaat pada dunia farmasi
(kri)
Berita Terkait
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Produk RI Wajib Sertifikasi...
Produk RI Wajib Sertifikasi Halal, Segini Rincian Biayanya
Syarat Mendaftarkan...
Syarat Mendaftarkan Sertifikasi Halal, Lengkap dengan Biaya yang Harus Disiapkan
Gandeng Halalin, Haus!...
Gandeng Halalin, Haus! Kantongi Sertifikasi Halal untuk Berikan Rasa Aman dan Percaya Konsumen
Persaingan Sertifikasi...
Persaingan Sertifikasi Produk Halal, MUI Terkesan Belum Ikhlas Serahkan Wewenang
Berita Terkini
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved