Airin enggan komentari kedatangan KPK ke Tangsel
Rabu, 23 Oktober 2013 - 14:34 WIB
Airin enggan komentari kedatangan KPK ke Tangsel
A
A
A
Sindonews.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany enggan berkomentar, terkait kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Dinas Kesehatan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Selasa, 22 Oktober 2013.
"Maaf ya," kata Airin ditemui selepas acara P2WKSS, di Babakan, Kecamatan Setu, Rabu (23/10/2013) saat ditanya terkait kedatangan KPK.
Airin langsung meninggalkan lokasi acara, dan naik ke dalam mobil dinas yang sudah menunggunya.
Untuk diketahui, penyidik KPK, Selasa, 22 Oktober 2013 mendatangi kantor Dinkes Tangsel dan kantor Sekda Kota Tangsel. Penyidik datang dan memasuki kedua ruangan tersebut.
Setelah beberapa jam di dalam, penyidik terlihat keluar dengan membawa kantong plastik merah, yang terlihat di dalamnya tumpukan kertas dan kardus printer dari kantor Dinkes Tangsel.
Sementara dari kantor Sekda penyidik membawa beberapa tas yang diduga di dalamnya berkas. Johan Budi, Juru bicara KPK mengatakan bahwa kedatangan penyidik KPK, adalah terkait penyelidikan kasus alkes di Dinkes Tangsel 2010-2012.
Klik di sini untuk berita selengkapnya.
"Maaf ya," kata Airin ditemui selepas acara P2WKSS, di Babakan, Kecamatan Setu, Rabu (23/10/2013) saat ditanya terkait kedatangan KPK.
Airin langsung meninggalkan lokasi acara, dan naik ke dalam mobil dinas yang sudah menunggunya.
Untuk diketahui, penyidik KPK, Selasa, 22 Oktober 2013 mendatangi kantor Dinkes Tangsel dan kantor Sekda Kota Tangsel. Penyidik datang dan memasuki kedua ruangan tersebut.
Setelah beberapa jam di dalam, penyidik terlihat keluar dengan membawa kantong plastik merah, yang terlihat di dalamnya tumpukan kertas dan kardus printer dari kantor Dinkes Tangsel.
Sementara dari kantor Sekda penyidik membawa beberapa tas yang diduga di dalamnya berkas. Johan Budi, Juru bicara KPK mengatakan bahwa kedatangan penyidik KPK, adalah terkait penyelidikan kasus alkes di Dinkes Tangsel 2010-2012.
Klik di sini untuk berita selengkapnya.
(stb)