Migrant Care: pemutihan berdampak negatif bagi TKI legal

Selasa, 22 Oktober 2013 - 21:04 WIB
Migrant Care: pemutihan...
Migrant Care: pemutihan berdampak negatif bagi TKI legal
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, berdasarkan pemutihan 2012 lalu amnesti yang dilakukan malah berdampak negatif kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sudah berstatus legal. Dimana mereka malah kesulitan mendapatkan pekerjaan karena majikan yang lama tidak mau mempekerjakan mereka kembali.

Anis menuturkan, pasar TKI ilegal di Malaysia masih sangat terbuka lebar karena akses masuk ke Malaysia yang mudah. Oleh karena itu majikan di Malaysia pun lebih memilih mempekerjakan TKI ilegal yang bergaji murah.

Karena itu, dia meminta pemerintah tidak hanya memperhatikan legalitas dokumen namun juga kemudahan mencari pekerjaan bergaji layak dan resmi.

Anis menyebutkan, TKI ilegal kebanyakan bekerja di perkebunan dan juga konstruksi. Mereka ini dinilai jauh dari akses informasi dan komunikasi sehingga dia menuntut Kemenakertrans dan KBRI untuk mendatangi lokasi kerja mereka.

“Artinya sosialisasi memang belum mencapai sasaran. Selama ini amnesti memang dimanfaatkan para TKI untuk pemutihan namun mereka terkendala sosialisasi yang rendah sehingga telat mengurus dokumen,” tuturnya ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz berpendapat, pemutihan TKI ini memang dapat meningkatkan citra TKI. Apalagi jika setelah dilegalkan mereka dapat dilatih kembali agar menjadi TKI professional.

Pemerintah juga memang sudah semestinya menyalurkan mereka bekerja di tempat yang bergaji layak karena mereka sudah mendapat keterampilan baru.

Sementara bagi yang tidak berminat menjadi TKI dapat dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Selain itu, politikus PPP ini menambahkan, pemerintah juga harus melakukan penertiban sebelum memberangkatkan TKI ke negara tujuan.

“Tertibkan calo dan PJTKI yang nakal yang memberangkatkan TKI tanpa dokumen dan pelatihan,” tegas Irgan.

Baca berita:
Penyebab munculnya masalah pada TKI
(kri)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved