Paripurna DPR setujui Sutarman jadi Kapolri
Selasa, 22 Oktober 2013 - 12:47 WIB
Paripurna DPR setujui Sutarman jadi Kapolri
A
A
A
Sindonews.com - Paripurna DPR RI menyetujui Komjen Sutarman sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Timur Pradopo yang akan memasuki masa pensiun.
"Sekarang giliran saya menanyakan langsung kepada sidang yang terhormat apakah laporan Komisi III tentang penetapan calon Kapolri dapat disetujui," kata Pimpinan Rapat Paripurna Priyo Budi Santoso saat memimpin rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2013).
"Setuju," jawab seluruh anggota dewan.
Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Komisi III DPR RI Pieter Zulkifli lebih dahulu membacakan laporan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Kapolri.
Usai persetujuan itu, sejumlah anggota dewan menyampaikan interupsi kepada pimpinan untuk disampaikan kepada Sutarman.
"Sewaktu tahun 2006-2007 diangkat Pak Sutanto (jadi Kapolri) tidak ada judi dan togel, dan sekarang jadi marak, dan kita tahu dibelakang itu aparat. Karena itu saya minta Kapolri ini berkomunikai dengan Pak Sutanto bagaimana cara mengatasi itu," pinta anggota dewan, Ansori Siregar.
Dengan disepakatinya Sutarman sebagai Kapolri melalui Paripurna DPR RI, dengan demikian dewan akan menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca juga berita: Ini visi & misi Sutarman menjadi Kapolri
"Sekarang giliran saya menanyakan langsung kepada sidang yang terhormat apakah laporan Komisi III tentang penetapan calon Kapolri dapat disetujui," kata Pimpinan Rapat Paripurna Priyo Budi Santoso saat memimpin rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2013).
"Setuju," jawab seluruh anggota dewan.
Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Komisi III DPR RI Pieter Zulkifli lebih dahulu membacakan laporan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Kapolri.
Usai persetujuan itu, sejumlah anggota dewan menyampaikan interupsi kepada pimpinan untuk disampaikan kepada Sutarman.
"Sewaktu tahun 2006-2007 diangkat Pak Sutanto (jadi Kapolri) tidak ada judi dan togel, dan sekarang jadi marak, dan kita tahu dibelakang itu aparat. Karena itu saya minta Kapolri ini berkomunikai dengan Pak Sutanto bagaimana cara mengatasi itu," pinta anggota dewan, Ansori Siregar.
Dengan disepakatinya Sutarman sebagai Kapolri melalui Paripurna DPR RI, dengan demikian dewan akan menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca juga berita: Ini visi & misi Sutarman menjadi Kapolri
(lal)