PPI disarankan ditutup, biar sejarah yang menjawab

Selasa, 22 Oktober 2013 - 11:38 WIB
PPI disarankan ditutup,...
PPI disarankan ditutup, biar sejarah yang menjawab
A A A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat yang juga bagian dari anggota organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Gede Pasek Suardika, enggan berkomentar banyak terkait agar ormas bentukan Anas Urbaningrum itu ditutup bila tak sesuai dengan tujuan.

"Saya belum dengar langsung (Ormas PPI ditutup)," kata Pasek di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2013).

Anggota Komisi III DPR ini tak mau ambil pusing terkait komentar tersebut. Ia justru menyerahkan seluruhnya kepada alam terkait masa depan PPI.

"Sesuatu itu hadir dan bubar biar alam dan sejarah yang menjawabnya. Sesuatu itu hadir, tumbuh kembang dan mati dalam siklus kehidupan itu alam dan sejarah yang menentukan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mempertanyakan tujuan utama pendirian Ormas PPI. Hal ini disampaikannya lantaran geram dengan isu dijemputnya mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Subur Budhisantoso oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

"Ada apa dengan PPI, apa maksudnya dan tujuan PPI diadakan, kalau harus diskreditkan Demokrat apalagi pemerintah tutup saja. Itu hak pemerintah," kata Nurhayati di Gedung DPR, Senin 21 Oktober 2013.

Ia pun menginginkan agar ormas bentukan Anas Urbaningrum ini tetap dengan tujuan semula yakni mengenai kebudayaan. "Karena dijelaskan tujuannya budaya, tunjukkan budaya yang baik seperti apa tidak seperti ini, apa sebenarnya maksud didirikan PPI untuk budaya," tegasnya.

Baca juga, Demokrat sarankan Ormas PPI ditutup.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved