Sertifikasi obat ganggu pengusaha

Selasa, 22 Oktober 2013 - 00:38 WIB
Sertifikasi obat ganggu...
Sertifikasi obat ganggu pengusaha
A A A
Sindonews.com - Rancangan Undang-undang (RUU) sertifikasi halal untuk obat masih tertahan di DPR, hal ini dinilai banyak pihak akan mempersulit dalam proses pendistribusianya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, RUU Sertifikasi Halal yang tengah dibahas di DPR akan makin merepotkan kalangan pengusaha.

Menurut dia, regulasi ini akan saling tumpang tindih bersamaan dengan pengaturan haram yang sudah dipegang oleh MUI. Nantinya akan menyulitkan banyak pihak, termasuk para pengusaha dalam penjualannya.

"Ngapain membikin Undang-undang baru, itu akan menambah persoalan baru. Mekanismenya sulit," katanya saat dihubungi KORAN SINDO, Senin (21/10/2013).

Sofjan menilai, seharusnya negara membuatkan Undang-undang yang secara khusus, guna menentukan klasifikasi produk yang haram. Karena pilihanya akan lebih sedikit, dan lebih mudah dilakukan oleh pemerintah.

Bagi pengusaha, lanjut dia, regulasi seperti ini akan menjadi beban biaya baru. Karena efeknya akan berkaitan dengan produk-produk yang berkaitan dengan regulasi. Seperti produk farmasi yang akan mengalami kenaikan harga secara tidak langsung.

"Ini jelas menambah high cost. Kami menolak. Kenapa tidak tiru saja aturan di negara-negara Islam, yang jelas menyebut produk apa saja yang haram," tandasnya.

Ditakutkan, menurut dia, jika aturan ini diterapkan maka akan sangat sulit sekali pengawasannya. Selain itu, akan membebani para penguasaha kecil di daerah.

"Jika tujuan aturan ini untuk mencari uang bagi pemerintah, maka besar kemungkinan industri farmasi akan terbebani," tegas dia.

Klik di sini untuk berita selengkapnya.
(stb)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Infografis
Penjualan Obat Penenang...
Penjualan Obat Penenang di Israel Meningkat sejak Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved