Eks Ketum Demokrat diisukan dijemput BIN

Sabtu, 19 Oktober 2013 - 21:07 WIB
Eks Ketum Demokrat diisukan...
Eks Ketum Demokrat diisukan dijemput BIN
A A A
Sindonews.com - Mantan ketua umum Partai Demokrat Profesor Subur Budhisantoso dikabarkan "menghilang" karena dijemput staf Badan Intelejen Negara (BIN), Jumat 18 Oktober 2013. Padahal, Subur dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam sebuah diskusi yang digelar Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit.

Kabar ini semakin berhembus kencang, setelah beredar melalui laman YouTube yang diunggah organisasi massa Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Seperti diketahui, PPI akan mengadakan dialog bertajuk dinasti politik dan politik meritokrasi, Jumat siang. Dalam diskusi direncanakan dihadiri tiga pembicara, yakni mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Profesor Subur Budhisantoso, Pengamat Politik UI Chusnul Mariyah dan Anggota DPR Bambang Soesatyo.

Sayangnya sampai diskusi dimulai, Subur dan Bambang tak kunjung datang. Sesaat sebelum diskusi dimulai, moderator diskusi yakni M Rahmad mengatakan Bambang berhalangan hadir. Namun, berbeda perihal ketidakhadiran Subur.

"Kita dikabarkan tadi oleh panitia (diskusi) bahwa pukul 09.00 WIB beliau (Subur) dijemput oleh staf BIN," kata Rahmad dalam video YouTube berjudul 'Pembicara Rumah Pergerakan Dijemput Staf BIN' yang diunggah kemarin, Sabtu (19/10/2013).

Hingga tadi siang, video berdurasi 03.32 menit ini sudah ditonton sedikitnya 1.500 pengguna YouTube. Dalam keterangan, tertera: Dialog Pergerakan dengan tema Dinasti vs Meritokrasi Politik batal menghadirkan Prof Subur Budhisantoso karena yang bersangkutan dijemput oleh staf BIN beberapa jam menjelang acara.

Ditambahkan Rahmad, ajudan Subur kemudian menyampaikan kalau ingin menjemput di Kantor BIN di Kalibata. Panitia diskusi, kata Rahmad, sebelum Salat Jumat bergerak ke Kantor BIN. Akan tetapi mereka tidak bisa bertemu Subur.

Hingga berita ini diturunkan, Sindonews masih berusaha menghubungi Subur Budhisantoso untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diungkap pihak PPI.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved