Pemilih siluman, Mendagri patut disalahkan

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 20:19 WIB
Pemilih siluman, Mendagri...
Pemilih siluman, Mendagri patut disalahkan
A A A
Sindonews.com - Keberadaan pemilih siluman yang bakal terjadi saat Pemilu 2014 mendatang karena kesalahan Kementerian Dalam Negeri terkait pelaksanaan program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang berjalan lambat.

Pasalnya, Pemilu 2014 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mewajibkan pemilih membawa kartu identitas seperti e-KTP. Kelambanan pelaksanaan program e-KTP ini sangat mengganggu Pemilu 2014.

"Ributnya kita itu ada di suara lebih, pemilih siluman. Tapi menurut saya Menteri Dalam Negeri ini harusnya ditangkap karena gagal jalankan E-KTP," ujar politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono saat diskusi di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Harusnya Kemendagri sudah merampungkan program E-KTP sebelum DPT diumumkan KPU. Tetapi, hingga menjelang pengumuman tersebut, program e-KTP justru belum merata.

"Karena proyek E-KTP ini dari kapan katanya sudah berapa puluh persen selesai. Ini harusnya sudah 100 persen," ucapnya.

Menurut Ferry, dalam hal ini Bawaslu harus mengambil inisiasi untuk menyelamatkan DPT. Peran pengawasan Bawaslu harus menyasar sampai ke tingkat paling bawah. Sehingga, data yang diperoleh bisa digunakan untuk pembanding kepada KPU dan Kemendagri.

"Kalau kita pakai sistem random saja, kalau mau buktikan di sini (Bawaslu), maka banyak pemilih yang enggak jelas. Banyak pemilih siluman," ungkapnya.
(hyk)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved