Formappi: Cadangan surat suara rawan disalahgunakan

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 09:12 WIB
Formappi: Cadangan surat...
Formappi: Cadangan surat suara rawan disalahgunakan
A A A
Sindonews.com - KPU akan mendistribusikan 1.000 surat suara cadangan ke setiap daerah pemilihan (dapil) Pemilu 2014. KPU telah memerkirakan bakal mencetak surat suara sebanyak 775.040.929 lembar termasuk tambahan 1.000 surat suara per dapil.

Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengatakan, terasa aneh jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memulai proses tender pengadaan surat suara pemilu, padahal daftar pemilih tetap (DPT) nasional baru disahkan pada 23 Oktober mendatang.

"Sampai batas waktu itu, kepastian jumlah pemilih sah yang terdaftar belum diketahui pasti. Aneh sekali jumlah pemilih sah belum ditetapkan, KPU sudah melakukan proses tender surat suara," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Jumat (18/10/2013).

Menurutnya, walaupun mungkin secara tahapan proses tender tersebut sesuai jadwal, tetap saja tak bisa dipungkiri bahwa tender dengan basis data yang belum valid akan rawan disalahgunakan.

"Kesadaran yang harusnya menjadi kontrol bagi penyelenggara pemilu saat ini adalah rentannya permainan terkait data pemilih pada saat pemilu. Oleh karenanya segala sesuatu terkait data pemilih tak bisa dilakukan tanpa kecermatan tinggi," tandasnya.

Lucius menambahkan, tender yang mendahului penetapan DPT sangat rawan dimanfaatkan untuk kepentingan para "pembajak" pemilu mendatang. Tak hanya itu, tender yang dilakukan secara tergesa-gesa juga rentan bermasalah dari sisi penggunaan anggaran.

"Jadi susah seharusnya KPU menunggu sampai tahap DPT keseluruhan sudah selesai ditetapkan secara nasional. Jika tahap itu tuntas, maka mudah bagi KPU untuk berlanjut ke tahap selanjutnya," pungkasnya.

Baca berita:
KPU siapkan 1.000 surat suara cadangan per dapil
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved