Redam perilaku plagiat, pemerintah harus benahi sistem

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 11:45 WIB
Redam perilaku plagiat,...
Redam perilaku plagiat, pemerintah harus benahi sistem
A A A
Sindonews.com - Proses perekrutan dosen yang tidak profesional, dinilai menjadi pemicu munculnya perilaku plagiat atau memalsukan karya di kalangan dosen. Mereka direkrut tanpa ada proses uji dan kualifikasi akademik yang sesuai.

Anggota Komisi X DPR Abdul Kadir Karding berpendapat, kondisi ini merupakan malapetaka bagi dunia pendidikan di Indonesia. Apalagi dosen ialah factor utama penyangga pendidikan yang semestinya jujur, berintegritas dan berkualitas.

Dia mengkhawatirkan, maraknya plagiasi ini akan berakibat pada buruknya lulusan pendidikan. “Akan makin banyak generasi masa depan yang tidak jujur apalagi memiliki skill dan profesional,” kata Abdul Kadir kepada KORAN SINDO, Jumat (4/10/2013).

Oleh karena itu, ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pemerintah harus memberi sanksi tegas baik pemecatan dengan tidak hormat, hingga diarahkan ke sanksi pidana. Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus menginvestigasi mendalam.

"Sehingga akar masalah plagiat ini terungkap. Pemerintah pun melakukan pembenahan atas sistem pendidikan tinggi agar kegiatan plagiat dapat dihilangkan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 100 dosen setingkat guru besar, lektor dan lektor kepala perguruan tinggi melakukan plagiasi pada 2012 lalu. Ada empat dosen yang dipecat dan dua yang diturunkan pangkatnya.

Pemalsuan ini terjadi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Bahkan kampus kedinasan pun pernah ditemukan kasus serupa. Untuk tahun ini, ada 12 kasus aduan plagiasi yang sedang diteliti.

Baca juga berita terkait, rekrut tak profesional, penyebab dosen plagiat.
(maf)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved