Mentan akui anak buahnya pernah dilobi adik Wapres
Kamis, 03 Oktober 2013 - 18:40 WIB
Mentan akui anak buahnya pernah dilobi adik Wapres
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, dalam kesaksiannya mengakui, anak buahnya yang menjabat sebagai salah satu Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Pertanian (Kementan) pernah dilobi oleh adik Wakil Presiden (Wapres) Boediono.
Hal itu diungkapkan Suswono saat sidang lanjutan terdakwa pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan dan tindak pidana pencucian uang, Ahmad Fathanah. Menurutnya, Adik Boediono itu pernah datang ke kantor Dirjen Peternakan untuk melakukan pemesanan impor.
Kepastian bahwa yang melobi dirinya adalah adik orang nomor dua di Republik ini, diketahui datang dari Bunda Putri setelah menelepon yang bersangkutan. "Bunda Putri telepon ke beliau, bahwa memang benar mengakui pernah datang ke Dirjen Peternakan. Ada pesan ingin impor," kata Suswono, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2013).
Namun begitu, Suswono mengklaim, tak merestui permintaan adik dari Wapres Boediono tersebut. Disebutkan, Dirjen Peternakan meminta adik Boediono untuk mengikuti prosedur yang berlaku di Kementan. "Tetap kan, Dirjen saya sesuai aturan. Jadi tidak ada tindak lanjutnya," jelas Suswono.
Sebenarnya, penyebutan nama-nama orang yang dekat dengan Cikeas dan pemangku kekuasaan bukan kali ini saja di sidang kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sebelumnya, Ridwan Hakim, anak kandung Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, menyebutkan nama-nama Bunda Putri. Dalam sadapan Ridwan Hakim dan Bunda Putri munculnya nama Sengman (Sengman Tjahja) utusan Presiden SBY dan Dipo. Dipo yang diduga adalah Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Baca juga berita terkait, Suswono bawa-bawa nama Boediono di sidang LHI.
Hal itu diungkapkan Suswono saat sidang lanjutan terdakwa pengurusan kuota impor daging sapi di Kementan dan tindak pidana pencucian uang, Ahmad Fathanah. Menurutnya, Adik Boediono itu pernah datang ke kantor Dirjen Peternakan untuk melakukan pemesanan impor.
Kepastian bahwa yang melobi dirinya adalah adik orang nomor dua di Republik ini, diketahui datang dari Bunda Putri setelah menelepon yang bersangkutan. "Bunda Putri telepon ke beliau, bahwa memang benar mengakui pernah datang ke Dirjen Peternakan. Ada pesan ingin impor," kata Suswono, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2013).
Namun begitu, Suswono mengklaim, tak merestui permintaan adik dari Wapres Boediono tersebut. Disebutkan, Dirjen Peternakan meminta adik Boediono untuk mengikuti prosedur yang berlaku di Kementan. "Tetap kan, Dirjen saya sesuai aturan. Jadi tidak ada tindak lanjutnya," jelas Suswono.
Sebenarnya, penyebutan nama-nama orang yang dekat dengan Cikeas dan pemangku kekuasaan bukan kali ini saja di sidang kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sebelumnya, Ridwan Hakim, anak kandung Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, menyebutkan nama-nama Bunda Putri. Dalam sadapan Ridwan Hakim dan Bunda Putri munculnya nama Sengman (Sengman Tjahja) utusan Presiden SBY dan Dipo. Dipo yang diduga adalah Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Baca juga berita terkait, Suswono bawa-bawa nama Boediono di sidang LHI.
(maf)