KPU gandeng Lemsaneg, ini dua kekhawatiran publik

Senin, 30 September 2013 - 17:28 WIB
KPU gandeng Lemsaneg,...
KPU gandeng Lemsaneg, ini dua kekhawatiran publik
A A A
Sindonews.com - Kerja sama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) terus dikritisi. Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai, publik mengkhawatirkan dua hal atas kerja sama tersebut.

Pertama, kata Ray, secara psikologis publik masih trauma, lembaga negara di bawah presiden tapi masih dilibatkan dalam tahapan pemilu. Menurutnya, masih sulit dibedakan secara tegas antara pejabat negara dengan pejabat pemerintah.

"Birokrasi kita tak sepenuhnya dapat berdiri independen. Sejarah hubungan dekat birokrasi-pemerintah inilah yang terbangun menjadi trauma psikologis-politis hingga sekarang," kata Ray melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (30/9/2013).

Kedua, sambung Ray, yang diajak kerja sama oleh KPU adalah lembaga militer. Menurutnya, publik masih ragu data bisa di akses secara luas.

"Jadi masalahnya bukan pada programnya. Tapi pada lembaga mana KPU bekerja sama. Saya sendiri berpendapat sebaiknya KPU menghindari kerja sama dengan lembaga mana pun yang mendatangkan rasa tak nyaman yang luas bagi para peserta pemilu," kata dia..

Kendati demikian, kata Ray, secara subtansi sebenarnya tidak ada masalah yang perlu diributkan. Menurutnya, KPU membutuhkan pengamanan rekapitulasi penghitungan suara dan data agar terhindar dari kemungkinan diutak-atik para hacker.

"Dalam kerangka ini putusan KPU untuk mengamankan IT KPU jadi relevan. Tapi soalnya muncul karena untuk kegiatan ini, KPU mengundang lembaga sandi negara yang nota bene adalah lembaga militer," tukasnya.

Baca juga berita Gandeng Lemsaneg, KPU janji tetap transparan
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved