Anas: Audit BPK tak ada kaitannya dengan saya
Jum'at, 27 September 2013 - 18:32 WIB
Anas: Audit BPK tak ada kaitannya dengan saya
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyampaikan, kalau Ia tak ada kaitannya dengan kerugian negara dalam proyek pembangunan sport center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Tak hanya itu, Anas juga menegaskan kalau namanya juga tak terkait dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keungan (BPK) perihal perkara tersebut.
"Kalau baca audit BPK, itu tidak ada kaitannya sama Anas. Apalagi kerugian negara," kata Anas di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9/2013).
Pendiri organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini juga mengatakan kalau dirinya telah membaca secara rinci audit BPK mengenai proyek Hambalang, baik yang pertama maupun kedua.
"Sudah (baca) dong, dari audit Hambalang pertama sudah tuntas saya baca kata per kata. Audit kedua juga sudah saya baca tuntas kata perkata. Jadi enggak ada kaitannya dengan Anas," tegasnya.
Namun, ketika disinggung mengenai penahanan dirinya dengan hasil audit tersebut, Anas pun menyerahkan seluruhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bukan itu konteksnya. Kalau itu terserah KPK. Tapi, saya tegaskan siapa yang zalim menggunakan kewenangannya dengan zalim pasti ada balasannya, bisa langsung, memutar, tunai. Dicicil, bisa di dunia bisa di akhirat. Bisa kepada dirinya, keluarganya atau anak-anaknya," pungkasnya.
Baca juga berita KPK janji akan menahan 2 tersangka Hambalang.
Tak hanya itu, Anas juga menegaskan kalau namanya juga tak terkait dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keungan (BPK) perihal perkara tersebut.
"Kalau baca audit BPK, itu tidak ada kaitannya sama Anas. Apalagi kerugian negara," kata Anas di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9/2013).
Pendiri organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini juga mengatakan kalau dirinya telah membaca secara rinci audit BPK mengenai proyek Hambalang, baik yang pertama maupun kedua.
"Sudah (baca) dong, dari audit Hambalang pertama sudah tuntas saya baca kata per kata. Audit kedua juga sudah saya baca tuntas kata perkata. Jadi enggak ada kaitannya dengan Anas," tegasnya.
Namun, ketika disinggung mengenai penahanan dirinya dengan hasil audit tersebut, Anas pun menyerahkan seluruhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bukan itu konteksnya. Kalau itu terserah KPK. Tapi, saya tegaskan siapa yang zalim menggunakan kewenangannya dengan zalim pasti ada balasannya, bisa langsung, memutar, tunai. Dicicil, bisa di dunia bisa di akhirat. Bisa kepada dirinya, keluarganya atau anak-anaknya," pungkasnya.
Baca juga berita KPK janji akan menahan 2 tersangka Hambalang.
(lal)