Anis akui tawar-menawar harga tanah dengan Fathanah

Kamis, 26 September 2013 - 16:24 WIB
Anis akui tawar-menawar...
Anis akui tawar-menawar harga tanah dengan Fathanah
A A A
Sindonews.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengakui, pernah melakukan transaksi tawar-menawar harga tanah dengan terdakwa kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan tindak pidana pencucian uang, Ahmad Fathanah.

Setidaknya hal itu terungkap dalam rumusan dakwaan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPU). Anis Matta diketahui terlibat urusan jual-beli sebidang tanah di daerah Pondok Gede, Jawa Barat, bersama Fathanah. Ia pun tak menampik hal itu.

"Itu tanah saya di Jatiwaringin masuk dalam daftar harta kekayaan saya yang saya laporkan ke KPK. Fathanah dan keluarganya sebenarnya ingin membeli tanah itu. Pas tawar-menawar dia memberikan sertifikat itu katanya untuk ke bank," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Menurut Anis, saat kejadian penangkapan Fathanah bersama perempuan bernama Maharani Suciono, di Hotel Le Meridien, disebutkan sertifikat itu berada di tangan Fathanah. Tetapi, Anis membantah hal itu.

"Itu bukan sertifikat yang dikasih. Itu fotokopi," ujarnya yang hadir mengenakan kemeja warna biru lengan panjang.

Sementara saat dikonfirmasi terkait dirinya yang kerap memberikan informasi mengenai proyek di Kementerian Pertanian kepada Fathanah dan pengusaha Yudi Setiawan, Anis berkelit tidak tahu.

Padahal, dalam rumusan dakwaan JPU KPK, Fathanah dan terpidana kasus korupsi pengadaan perlengkapan belajar-mengajar di Provinsi Kalimantan Selatan, Yudi Setiawan, disebut kerap menggarap proyek di Kementerian Pertanian.

Bahkan, secara jelas JPU KPK menyebutkan, bocoran proses lelang proyek itu didapat Fathanah dari orang nomor satu di PKS ini. "Masalah itu saya tidak tahu sama sekali. Enggak pernah," kata Anis.

Baca juga berita Hakim hampir panggil paksa Anis Matta
(kri)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved