Ini alasan kader Demokrat dilarang masuk PPI

Selasa, 17 September 2013 - 21:44 WIB
Ini alasan kader Demokrat...
Ini alasan kader Demokrat dilarang masuk PPI
A A A
Sindonews.com - Menurut Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, larangan kader Partai Demokrat masuk ke organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), yang didirikan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, karena konflik antara kubu Anas dengan kubu Cikeas masih berlangsung.

"Dalam konteks penegakan disiplin partai, pernyataan Syarief Hasan yang melarang kader Partai Demokrat masuk ormas yang didirikan Anas Urbaningrum ada benarnya. Apalagi konflik antara kubu Anas dengan kubu Cikeas masih berlangsung," ujar Peneliti Senior IPI Karyono Wibowo, kepada Sindonews melalui pesan singkat, Selasa (17/9/2013).

Tentu saja, kata dia, kubu SBY memandang bila beberapa kader Partai Demokrat yang merupakan loyalis Anas masuk ke Ormas PPI itu, berpotensi menggembosi partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu 2014 nanti.

"Manuver Anas dengan mendirikan Ormas Pergerakan Indonesia bisa menjadi magnet, untuk menarik kader-kader Partai Demokrat yang kecewa karena beberapa alasan internal," imbuhnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, kader Partai Demokrat dilarang masuk ke organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia, yang didirikan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Hal itu ditegaskan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Syarief Hasan. Menurutnya, tak ada sesuatu yang istimewa dari ormas bentukan Anas Urbaningrum tersebut.

Seperti diketahui, ada beberapa kader Partai Demokrat yang hadir dalam acara peresmian organisasi Perhimpunan Pergerakan Indonesia, pada Minggu 15 September 2013 lalu.

Diantaranya Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa dan anggota Fraksi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika.

Selain itu, hadir pula mantan rekan Anas di Komisi Pemilihan Umum (KPU), seperti mantan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin dan mantan anggota KPU Mulyana W Kusumah.

Klik di sini untuk berita kader Demokrat dilarang masuk ormas milik Anas
(stb)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved