Remunerasi harus didukung dengan sistem penilaian kinerja

Selasa, 17 September 2013 - 19:25 WIB
Remunerasi harus didukung...
Remunerasi harus didukung dengan sistem penilaian kinerja
A A A
Sindonews.com - Pengamat Pemerintahan Andrinof Chaniago menyatakan, tidak mudah untuk mengganti tunjangan kinerja dengan honor. Apalagi jika tidak ada sistem penilaian kinerja yang jelas.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah harus menggunakan parameter-parameter yang mudah diukur untuk meminimalisasi subjektifitas penilaian.

Dia meyakini, jika pemerintah membuat sistem penilaian yang jelas dan praktis, maka tunjangan kinerja akan mudah dilakukan disemua instansi pemerintah.

Andrinof mendukung dan menegaskan, honor yang diganti dengan insentif kinerja ini sebagai langkah yang tepat. Sistem itu mengharuskan pembuatan standar yang jelas dalam memberikan imbalan tambahan pada PNS dibanding pemakaian sistem honor.

Apalagi, dia menenggarai, selama ini program-program kerja yang dibuat pemerintah semata-mata hanya proyek membagi-bagi anggaran.

“Jika berdasarkan kinerja, maka penilaian akan terfokus pada produktivitas setiap pegawai. Fokus ini akan mendorong peningkatan output tiap unit kerja,” katanya, Selasa (17/9/2013).

Sebelumnya diberitakan, pemerintah akan menghapus ssstem pemberian honor bagi pegawai negeri sipil (PNS). Segala macam honor ini akan dihapus dan diganti dengan tunjangan kinerja seiring dengan penerapan PP No 46/2011 tentang Penilaian Kinerja. PP dan penghapusan honor ini akan berlaku mulai 1 Januari 2014.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) Azwar Abubakar menjelaskan, tunjangan kinerja lebih adil diberikan daripada honor karena tunjangan diberikan secara transparan yang sesuai dengan prestasi kerja.

Tunjangan kinerja ini sesuai dengan program reformasi birokrasi. Salah satunya ada reformasi sistem penggajian yang sesuai dengan kinerja individu.

Klik di sini untuk berita selengkapnya.
(stb)
Berita Terkait
Beruntung, Lima Zodiak...
Beruntung, Lima Zodiak Ini Diramal Bakal Naik Gaji
Kenaikan Gaji Karyawan...
Kenaikan Gaji Karyawan di Indonesia akan Tetap Stabil di Tahun 2024
Fixed, Kemenkeu Pastikan...
Fixed, Kemenkeu Pastikan Gaji PNS Enggak Naik Tahun Depan
Rentan Teror Pihak Bermodal...
Rentan Teror Pihak Bermodal Besar, SHI: Kenaikan Gaji Jaga Rezeki Halal Hakim
Gaji Hakim Naik 280%,...
Gaji Hakim Naik 280%, Anggaran Diambil dari Efisiensi Belanja Negara
Gaji PNS di Sini Bakal...
Gaji PNS di Sini Bakal Naik Gede-gedean, Terbesar dalam 3 Dekade
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved