Kapolri janji maksimalkan anggaran yang ada
Senin, 16 September 2013 - 11:30 WIB
Kapolri janji maksimalkan anggaran yang ada
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo tak membantah, institusinya kekurangan anggaran. Namun ia berjanji masalah itu tak dijadikan alasan untuk kinerja Polri dan tetap dimaksimalkan dengan dana yang ada.
"Anggaran? Yah tentunya anggaran yang ada kita maksimalkan. Semua enggak ada yang lebih, pokoknya dimaksimalkan," terangnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013).
Sebelumnya, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Ronny F Sompie mengklaim, lembaganya masih kekurangan anggaran untuk memberdayakan anggota mereka di lapangan. "Ada yang tidak siap karena belum diberdayakan oleh negara," kata Ronny dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 14 September 2013.
Kata dia, lantaran kekurangan anggaran, maka keamanan dan keselamatan anggota polisi di lapangan tidak sesuai yang diharapkan. "Kedua, segi anggaran biar polri siap, misal saja rompie, head protector. Itu kan hanya diberikan kepada Densus 88," ungkapnya.
Anggota Komisi I DPR RI Susaningtyas NH Kertopati menambahkan. kondisi keamanan negara dalam taraf serius, pasca penembakan terhadap anggota provos Polisi Air dan Udara (Polairud) Mabes Polri Aipda Sukardi, di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
"Di mana kita harus bersiaga. Namun menurut saya memang tidak mudah bagi polisi menangkap pelaku penembakan terhadap polisi," katanya saat dihubungi Sindonews.
"Anggaran? Yah tentunya anggaran yang ada kita maksimalkan. Semua enggak ada yang lebih, pokoknya dimaksimalkan," terangnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013).
Sebelumnya, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Ronny F Sompie mengklaim, lembaganya masih kekurangan anggaran untuk memberdayakan anggota mereka di lapangan. "Ada yang tidak siap karena belum diberdayakan oleh negara," kata Ronny dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 14 September 2013.
Kata dia, lantaran kekurangan anggaran, maka keamanan dan keselamatan anggota polisi di lapangan tidak sesuai yang diharapkan. "Kedua, segi anggaran biar polri siap, misal saja rompie, head protector. Itu kan hanya diberikan kepada Densus 88," ungkapnya.
Anggota Komisi I DPR RI Susaningtyas NH Kertopati menambahkan. kondisi keamanan negara dalam taraf serius, pasca penembakan terhadap anggota provos Polisi Air dan Udara (Polairud) Mabes Polri Aipda Sukardi, di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
"Di mana kita harus bersiaga. Namun menurut saya memang tidak mudah bagi polisi menangkap pelaku penembakan terhadap polisi," katanya saat dihubungi Sindonews.
(maf)