Proses tender di SKK Migas rawan suap & korupsi
Senin, 16 September 2013 - 05:20 WIB
Proses tender di SKK Migas rawan suap & korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Institute Resourcess Studies (IRESS) menyebutkan, proses tender di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) rawan suap menyuap dan berpotensi korupsi.
Penegasan itu disampaikan Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara. Karena menurut dia, hal tersebut sudah menjadi rahasia umum. Jadi memang permainan-permainan dan penyimpangan itu ada di SKK Migas.
"Prosesnya tidak transparan itu dan penunjukan langsung sudah seringkali terjadi. Dan ini kan dekat juga dengan kekuasaan," ungkap Marwan dihubungi SINDO di Jakarta, Minggu 15 September 2013.
Jadi lanjut dia, tepat kalau KPK mendalami untuk melihat suap menyuap dan potensi terjadinya korupsi dalam proses tender minyak mentah di SKK Migas. Pada proses tender ini, dia berpandangan ada pihak swasta bukan hanya pihak SKK Migas yang terlibat. "Itu kan pasti melibatkan swasta," bebernya.
Tapi, ungkap Marwan, pintu masuknya adalah dari kasus mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan juga pemeriksaan lanjutan terhadap orang-orang yang terkait. Lalu juga ada informasi dari PPATK tentang aliran dana ke pejabat-pejabat. Termasuk ke pejabat ESDM.
Menurutnya, transaksi itu harus dibuka saja untuk melihat keterlibatan pihak swasta, pejabat SKK Migas lain, dan pejabat ESDM. "Ini musti sampai tuntas. Jadi kalau ada aliran dana dari pejabat ESDM dari luar negeri yang mata uangnya rupiah pula. Ini kan potensi untuk menjadi bukti lebih lanjut terhadap penyelewengan-penyelewengan, yang menjadi kekhawatiran kita selama ini," tandasnya.
Berdasarkan penelusuran SINDO, ada 18 perusahaan trader uang yang diputuskan kontraknya oleh SKK Migas di 2013. Sementara target lifting minyak mentah terus menurun setiap bulannya sampai April 2013.
Trafigura dan Kernel merupakan dua perusahaan trader asal Singapura yang turut serta dalam setiap tender kondensat dan minyak mentah di SKK Migas.
Berdasarkan empat publikasi dan data berkode ”MH0100” Platts Global Allert yang diterima SINDO melalui surel dari salah satu direktur Platts di New York, Amerika Serikat, disebutkan, Trafigura memenangkan tender pada Agustus untuk lifting kondensat Senipah, Delta Mahakam, Kalimantan Timur periode September–Oktober 2013 dengan volume 400.000 – 500.000 barel.
Namun, sebelumnya Kernel mampu menang dalam dua kali tender untuk dua kali lifting yakni tender Juli untuk lifting Agustus 2013 di kondensat Senipah, Delta Mahakam, Kalimantan Timur, dan Terminal Minyak Mentah Sumur Minyak Minas, Jambi sebesar 500.000 barel. Kedua 300.000 barel untuk kondensat Senipah lifting Juli 2013 yang ditenderkan pada Juni 2013.
Penegasan itu disampaikan Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara. Karena menurut dia, hal tersebut sudah menjadi rahasia umum. Jadi memang permainan-permainan dan penyimpangan itu ada di SKK Migas.
"Prosesnya tidak transparan itu dan penunjukan langsung sudah seringkali terjadi. Dan ini kan dekat juga dengan kekuasaan," ungkap Marwan dihubungi SINDO di Jakarta, Minggu 15 September 2013.
Jadi lanjut dia, tepat kalau KPK mendalami untuk melihat suap menyuap dan potensi terjadinya korupsi dalam proses tender minyak mentah di SKK Migas. Pada proses tender ini, dia berpandangan ada pihak swasta bukan hanya pihak SKK Migas yang terlibat. "Itu kan pasti melibatkan swasta," bebernya.
Tapi, ungkap Marwan, pintu masuknya adalah dari kasus mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan juga pemeriksaan lanjutan terhadap orang-orang yang terkait. Lalu juga ada informasi dari PPATK tentang aliran dana ke pejabat-pejabat. Termasuk ke pejabat ESDM.
Menurutnya, transaksi itu harus dibuka saja untuk melihat keterlibatan pihak swasta, pejabat SKK Migas lain, dan pejabat ESDM. "Ini musti sampai tuntas. Jadi kalau ada aliran dana dari pejabat ESDM dari luar negeri yang mata uangnya rupiah pula. Ini kan potensi untuk menjadi bukti lebih lanjut terhadap penyelewengan-penyelewengan, yang menjadi kekhawatiran kita selama ini," tandasnya.
Berdasarkan penelusuran SINDO, ada 18 perusahaan trader uang yang diputuskan kontraknya oleh SKK Migas di 2013. Sementara target lifting minyak mentah terus menurun setiap bulannya sampai April 2013.
Trafigura dan Kernel merupakan dua perusahaan trader asal Singapura yang turut serta dalam setiap tender kondensat dan minyak mentah di SKK Migas.
Berdasarkan empat publikasi dan data berkode ”MH0100” Platts Global Allert yang diterima SINDO melalui surel dari salah satu direktur Platts di New York, Amerika Serikat, disebutkan, Trafigura memenangkan tender pada Agustus untuk lifting kondensat Senipah, Delta Mahakam, Kalimantan Timur periode September–Oktober 2013 dengan volume 400.000 – 500.000 barel.
Namun, sebelumnya Kernel mampu menang dalam dua kali tender untuk dua kali lifting yakni tender Juli untuk lifting Agustus 2013 di kondensat Senipah, Delta Mahakam, Kalimantan Timur, dan Terminal Minyak Mentah Sumur Minyak Minas, Jambi sebesar 500.000 barel. Kedua 300.000 barel untuk kondensat Senipah lifting Juli 2013 yang ditenderkan pada Juni 2013.
(maf)