Incar proyek di Kementan, Fathanah libatkan putra Luthfi
Senin, 09 September 2013 - 16:09 WIB
Incar proyek di Kementan, Fathanah libatkan putra Luthfi
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Ahmad Fathanah, diketahui mendirikan PT Prima Karsa Sejahtera (PKS).
Hal itu diungkapkan Direktur PT Green Life Bioscience, Billy Gan, saat bersaksi di sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2013).
Billy menuturkan, perusahaan itu dibentuk Fathanah untuk mengejar proyek yang berada di Kementan. "Pak Ahmad (Fathanah) saat itu bilang, perusahaan akan bisa mendapatkan proyek di Deptan (Departemen Pertanian)," ujar Billy Gan, pria yang digandeng Fathanah membuat PT PKS di Pengadilan Tipikor.
Diceritakan Billy Gan, Fathanah menjadikan putra mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, yang bernama Hudzaifah Luthfi, sebagai komisaris utama. Sedangkan Fathanah sendiri hanya duduk sebagai komisaris. "Pak Ahmad juga memasukkan Hudzaifah Luthfi, anak Pak Luthfi Hasan sebagai komisaris utama," ungkapnya.
Kata Billy, alasan Fathanah memilih Hudzaifah sebagai Komisaris Utama PT PKS karena pengaruh ayahnya sebagai sosok dan figur sentral dalam organisasi partai. "Pak Ahmad saat itu bilang, ya karena Hudzaifah Luthfi itu anak Pak Luthfi," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Ahmad Fathanah didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK ikut serta atau bersama-sama dengan tersangka lainnya, Luthfi Hasan menerima uang suap Rp1,3 miliar dari PT Indoguna Utama untuk memuluskan tender kuota impor daging sapi.
Mereka berdua didakwa menerima suap dari Direktur Utama PT. Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Uang itu diduga bagian dari RP40 miliar yang dijanjikan Maria Elizabeth dan diserahkan melalui Direktur PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi.
Ahmad Fathanah alias Olong dalam kasus suap itu ditengarai juga ikut mendorong Luthfi Hasan saat masih menjabat Presiden PKS untuk mempengaruhi pejabat Kementan yang dipimpin Menteri Suswono, menyangkut rekomendasi penambahan kuota impor daging sapi oleh grup PT Indoguna Utama. Pasalnya Suswono sendiri diketahui merupakan menteri asal PKS.
Hal itu diungkapkan Direktur PT Green Life Bioscience, Billy Gan, saat bersaksi di sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2013).
Billy menuturkan, perusahaan itu dibentuk Fathanah untuk mengejar proyek yang berada di Kementan. "Pak Ahmad (Fathanah) saat itu bilang, perusahaan akan bisa mendapatkan proyek di Deptan (Departemen Pertanian)," ujar Billy Gan, pria yang digandeng Fathanah membuat PT PKS di Pengadilan Tipikor.
Diceritakan Billy Gan, Fathanah menjadikan putra mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, yang bernama Hudzaifah Luthfi, sebagai komisaris utama. Sedangkan Fathanah sendiri hanya duduk sebagai komisaris. "Pak Ahmad juga memasukkan Hudzaifah Luthfi, anak Pak Luthfi Hasan sebagai komisaris utama," ungkapnya.
Kata Billy, alasan Fathanah memilih Hudzaifah sebagai Komisaris Utama PT PKS karena pengaruh ayahnya sebagai sosok dan figur sentral dalam organisasi partai. "Pak Ahmad saat itu bilang, ya karena Hudzaifah Luthfi itu anak Pak Luthfi," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Ahmad Fathanah didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK ikut serta atau bersama-sama dengan tersangka lainnya, Luthfi Hasan menerima uang suap Rp1,3 miliar dari PT Indoguna Utama untuk memuluskan tender kuota impor daging sapi.
Mereka berdua didakwa menerima suap dari Direktur Utama PT. Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Uang itu diduga bagian dari RP40 miliar yang dijanjikan Maria Elizabeth dan diserahkan melalui Direktur PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi.
Ahmad Fathanah alias Olong dalam kasus suap itu ditengarai juga ikut mendorong Luthfi Hasan saat masih menjabat Presiden PKS untuk mempengaruhi pejabat Kementan yang dipimpin Menteri Suswono, menyangkut rekomendasi penambahan kuota impor daging sapi oleh grup PT Indoguna Utama. Pasalnya Suswono sendiri diketahui merupakan menteri asal PKS.
(maf)