KPK masih selidiki penyebar sprindik atas nama Jero
Sabtu, 07 September 2013 - 14:34 WIB
KPK masih selidiki penyebar sprindik atas nama Jero
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan, pihaknya sedang menelusuri, siapa pelaku yang menyebar surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik.
"KPK sudah minta kepada pengawasan internal untuk menelusuri bocornya sprindik Pak Jero," kata Samad usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (7/9/2013).
KPK berharap kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk turut serta membantu KPK dalam melakukan investigasi terkait bocornya sprindik Jero Wacik beberapa waktu lalu. "KPK juga mempersilakan Polri untuk ikut terlibat dalam investigasi ini," tegasnya.
Sampai saat ini, Samad mengakui masih belum menemukan siapa pelaku yang menyebarkan sprindik atas nama Jero Wacik. Karena tim pengawas dari KPK baru melakukan penyelidikan pada Jumat 6 September 2013.
"Sejauh ini masih belum ada dugaan, siapa pelaku pembocoran itu. Karena tim pengawas baru mulai bekerja kemarin (Jumat). teman-teman dari Kepolisian juga bisa masuk untuk mengungkapnya, kita buka pintu lebar-lebar untuk itu," tandasnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Beredar email kaleng yang menyebut-nyebut Menteri ESDM Jero Wacik, sudah resmi ditingkatkan statusnya menjadi tersangka oleh KPK, dalam kasus dugaan suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Email itu dikirim oleh akun dengan [email protected] ke sejumlah wartawan dan kantor redaksi berita. Di dalam email itu terdapat empat buah attachment foto, yang mirip seperti sprindik.
Untuk mengetahui berita awal dugaan adannya sprindik atas nama Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap di lingkungan SKK Migas, silakan klik link ini.
"KPK sudah minta kepada pengawasan internal untuk menelusuri bocornya sprindik Pak Jero," kata Samad usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (7/9/2013).
KPK berharap kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk turut serta membantu KPK dalam melakukan investigasi terkait bocornya sprindik Jero Wacik beberapa waktu lalu. "KPK juga mempersilakan Polri untuk ikut terlibat dalam investigasi ini," tegasnya.
Sampai saat ini, Samad mengakui masih belum menemukan siapa pelaku yang menyebarkan sprindik atas nama Jero Wacik. Karena tim pengawas dari KPK baru melakukan penyelidikan pada Jumat 6 September 2013.
"Sejauh ini masih belum ada dugaan, siapa pelaku pembocoran itu. Karena tim pengawas baru mulai bekerja kemarin (Jumat). teman-teman dari Kepolisian juga bisa masuk untuk mengungkapnya, kita buka pintu lebar-lebar untuk itu," tandasnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Beredar email kaleng yang menyebut-nyebut Menteri ESDM Jero Wacik, sudah resmi ditingkatkan statusnya menjadi tersangka oleh KPK, dalam kasus dugaan suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Email itu dikirim oleh akun dengan [email protected] ke sejumlah wartawan dan kantor redaksi berita. Di dalam email itu terdapat empat buah attachment foto, yang mirip seperti sprindik.
Untuk mengetahui berita awal dugaan adannya sprindik atas nama Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap di lingkungan SKK Migas, silakan klik link ini.
(maf)