Selesaikan kasus HAM 65, pemerintah diminta buat pengakuan

Kamis, 05 September 2013 - 14:52 WIB
Selesaikan kasus HAM...
Selesaikan kasus HAM 65, pemerintah diminta buat pengakuan
A A A
Sindonews.com - Untuk menyelesaikan persoalan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) 1965 negara disarankan untuk membuat pengakuan bahwa Indonesia pernah mempunyai sejarah kelam.

Putri Sulung Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid mengatakan, jika sudah ada kesadaran bersama atas peristiwa tersebut, maka langkah selanjutnya menentukan sikap untuk menyelesaikannya.

"Harus ada pengakuan, sebagai bangsa harus mengakui kita punya persoalan, itu aja sampe sekarang belum. Kalau ada kesadaran bersama langkah berikutnya menentukan mau dibawa kemana, supaya luka-luka bangsa ini berkurang, baru bisa rekonsiliasi," kata Alissa dalam pemutaran film dokumenter karya Robert Lemelson di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta, Kamis, (5/9/2013).

Alissa melihat belum ada upaya serius dari pihak pemerintah untuk menyelesaikan tragedi kemanusiaan pada tahun 1965 tersebut. Bahkan, pemerintah terkesan menghindari.

"Oh bukan cuma keseriusan, menurut saya ini sesuatu yang dihindari oleh pemerintah, kalau dibuka menimbulkan masalah, lah gimana kalau kayak gitu mau rekonsiliasi," kata Alissa.

Untuk menyelsaikan kasus ini, kata Koordinstor Gusdurian ini, pemerintah harus menutup kasus ini dengan rekonsiliasi. Jika tidak maka kebencian terhadap kaum komunis akan tetap tertanam dalam benak generasi selanjutnya.

"Semuanya dibuka tanpa itu walaupun korban sudah tidak ada, tapi kebencian masih ada, stigmanya masih ada. Misalnya jangan sampai komunis disini subur ya udah kalau gitu kuatkan yang non komunis. Kontestasi yang normal antar ideologi," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved