Penerima BLSM tahap dua capai 15,5 juta RTM

Rabu, 04 September 2013 - 23:15 WIB
Penerima BLSM tahap...
Penerima BLSM tahap dua capai 15,5 juta RTM
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, penerima BLSM tahap ke dua tetap dengan jumlah maksimal 15,5 juta rumah tangga miskin (RTM), dengan sejumlah Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang reture.

Pada tahap pertama, lanjut dia, ada sekitar 800 ribu KPS yang belum diuangkan, dan 268 ribu KPS yang reture. BLSM yang belum diuangkan diantaranya Provinsi Papua dan Papua Barat yang penyerapanya langsung diberikan ditahap kedua.

"KPS yang reture sedang dalam proses, dan akan digantikan dengan yang tepat sasaran," tandas dia saat ditemui, Rabu (4/9/2013).

Agung mengatakan, pada BLSM tahap kedua, dirinya menjamin penyerapanya akan selesai pada akhir September. Hal ini dikarenakan peredaran KPS sudah hampir selesai.

Pada BLSM tahap kedua ini, lanjutnya, selain penyerapanya yang cepat, diyakinkan 97 persen akan tepat sasaran. Jika tidak, hal tersebut disebabkan kekeliruan yang mungkin terjadi di lapangan. "Karena penerima bantuan meninggal, sakit atau pindah tempat," ungkapnya.

Menurut dia, data yang telah reture sudah mengalami perubahan melalui musyawarah desa (Musdes) atau musyawarah kelurahan (Muskel), yang melibatkan langsung masyarakat. "Pemerintah menargetkan agar ditahap kedua BLSM tidak ada yang reture dengan target maksimal," ujarnya.

Ditahap kedua ini, Menko Kesra juga mengimbau agar petugas kantor pos mengingatkan masyarakat, untuk mengambil bantuan kompensasi lainnya, seperti beras miskin (Raskin), PKH dan Bantuan Siswa Miskin (BSM). Dengan anggaran yang dipersiapkan sebesar Rp10 triliun diharapkan dapat terserap.

"Pemda harus sosialisasikan ini, pemegang KPS yang anaknya mendapatkan BSM harus mengambil hak mereka," tegasnya.

Selain itu pemerintah juga akan melakukan perbaikan infrastruktur di 10 ribu desa, dengan anggaran lebih dari Rp6 triliun. Dengan memperbaiki fasilitas pemukiman, sumber daya air dan irigasi kecil.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Kesejahteraan Sosial...
Kesejahteraan Sosial Dimulai dengan Islam, Berikut Ini Penjelasannya
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved