Mukernas BMPS kritisi pendidikan nasional

Kamis, 05 September 2013 - 03:59 WIB
Mukernas BMPS kritisi...
Mukernas BMPS kritisi pendidikan nasional
A A A
Sindonews.com – Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim dijadwalkan membuka pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (5/9/2013) hari ini.

Selain Wamendikbud, pembukaan Mukernas juga akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementrian Koperasi dan UKM, dan BKKBN. Selain itu juga hadir dari PGRI pusat, Badan Jaminan Sosial Kesehatan, dan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

“Awalnya, pelaksanaan Mukernas I BMPS ini awalnya direncanakaakan dibuka oleh Pak Menteri Pendidikan Muhammad Nuh, tetapi karena beliau berhalangan maka yang membuka adalah Pak Wakil Menteri,” ujar Ketua Panitia Provinsi Mukernas BMPS Hasan Sulur, kepada SINDO, saat ditemui usai gladi persiapan Mukernas di Hotel Ratih, Kamis (4/9/2013).

Meski dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang direncanakan akan hadir ternyata tidak bisa datang, tetapi sudah ada wakilnya yang hadir. “Sekarang, rombongan sudah dalam perjalanan menuju Polewali bersama tamu lainnya perwakilan dari beberapa provinsi,” tutur Hasan Sulur.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjend) BMPS Pusat Jerry Rudol Sirait mengatakan, Mukernas BMPS tersebut merupakan Mukernas I dalam kepengurusan ini.

Dalam pelaksanaan Mukernas, ada tiga agenda pokok yang akan dibahas, yakni menyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BMPS, politik nasional serta permasalahan pendidikan nasional yang ada saat ini.

Khusus kepada persoalan politik nasional, dalam Mukernas tersebut, seluruh elemen BMPS harus memilih orang-orang yang peduli terhadap pendidikan. Tidak terkecuali Pilkada, Pileg, maupun Pilpres 2014.

Sementara itu, terkait persalan pendidikan nasional, BMPS akan mengkritik beberapa hal seperti pelaksanaan ujian nasional (UN) yang tahun ini telah mengalami penundaan, serta pelaksanaan kurikulum 2013 yang persiapannya kurang sempurna.

“Tiga poin itu adalah hal utama yang akan menjadi pokok pembahasan dalam pelaksanaan Mukernas ini,tutur Jerry.

Terkait persoalan lain seperti pendidikan gratis dan persoalan pendidikan lainnya, Jerry mengaku hal tersebut juga akan dimasukkan dalam pembahasan nasional untuk kemudian hasilnya akan direkomendasikan kepada pemerintah.

Pelaksanaan Mukernas I BMPS ini dihadiri sedikitnya 300 peserta dari sejumlah perwakilan perguruan swasta dari 27 provinsi yang ada di Indonesia.
(lal)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved